DAIRI – swarahatirakyat//Di saat banyak pihak menunggu perubahan, tiga pimpinan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kabupaten Dairi justru memilih turun langsung ke lapangan. Tanpa didampingi tim gabungan, mereka tetap melakukan penertiban di Pasar Sidikalang pada Sabtu (11/7/2026), membuktikan bahwa semangat membangun tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan.
Adalah Direktur Utama Lumpin Pangaribuan, Direktur Operasional Manaek Simbolon, dan Direktur Umum Subhan Manik yang terus berjibaku menata wajah Pasar Sidikalang. Ketiganya memimpin langsung upaya penertiban pedagang, membersihkan lingkungan pasar, mengatur zonasi berjualan, hingga memastikan fasilitas umum kembali berfungsi sebagaimana mestinya.
Direktur Operasional Manaek Simbolon menegaskan bahwa penataan pasar merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pasar tradisional yang tertib, bersih, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
"Kami ingin pasar ini menjadi pusat ekonomi rakyat yang tertata dengan baik. Penataan bukan sekadar menertibkan pedagang, tetapi membangun budaya disiplin demi kepentingan bersama," ujarnya.
Direktur Umum Subhan Manik mengungkapkan bahwa hasil kerja keras tersebut mulai terlihat. Trotoar yang sebelumnya dipenuhi pedagang kini telah kembali berfungsi sebagai jalur pejalan kaki.
"Progresnya cukup baik. Kawasan yang sebelumnya semrawut mulai berubah menjadi lebih tertib. Namun pekerjaan ini belum selesai. Konsistensi harus terus dijaga agar kondisi ini dapat dipertahankan," katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Lumpin Pangaribuan menegaskan bahwa keterbatasan personel bukan alasan untuk menghentikan pembenahan.
"Walaupun kami bekerja dengan segala keterbatasan, kami tetap turun ke lapangan. Kami ingin membuktikan bahwa PD Pasar memiliki komitmen untuk menjadikan Pasar Sidikalang lebih baik. Pasar yang tertib akan meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tegasnya.
Namun perjuangan tersebut tidaklah ringan. Selain masih adanya pedagang yang berpotensi kembali menggunakan trotoar, persoalan kendaraan yang melawan arus dan parkir sembarangan masih menjadi tantangan serius yang membutuhkan dukungan lintas instansi, terutama Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
Keberhasilan penataan pasar sejatinya bukan hanya tanggung jawab PD Pasar, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Tanpa kolaborasi yang kuat, upaya yang telah dibangun dengan susah payah berisiko kembali mundur.
Apa yang dilakukan tiga direktur PD Pasar Dairi hari ini patut mendapat apresiasi. Mereka tidak sekadar memberi instruksi dari balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat, menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan pasar yang menjadi kebanggaan Kabupaten Dairi.
Semangat yang ditunjukkan jajaran PD Pasar sudah sepatutnya dapat apresiasi dengan dukungan nyata dari pemerintah melalui penguatan sumber daya manusia, kolaborasi lintas OPD, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Dengan dukungan tersebut, cita-cita menjadikan Pasar Sidikalang sebagai pasar tradisional yang modern, tertib, bersih, produktif, dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.
Kerja keras telah dimulai. Kini saatnya seluruh elemen pemerintah berjalan dalam satu langkah agar perubahan yang diperjuangkan PD Pasar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi warisan pembangunan yang membanggakan bagi Kabupaten Dairi.(clara siahaan)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.