
Jakarta /// SHR - Jemat Muslim Ahmadiyah Indonesia menerima kunjungan Komite Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).
Audiensi antara Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia dengan Komnas Perempuan berlangsung di Wisma Rahmat Ali, Petojo, Jakarta Pusat pada Kamis 23 April 2026
Audiensi dan diskusi tengah pekan tersebut merupakan kelanjutan dari dialog antara Jemaat Ahmadiyah dengan Komnas Perempuan pada akhir Januari lalu.
Pertemuan di Wisma Rahmat Ali berlangsung hangat dengan membahas beragam isu terkini, terutama seputar pemenuhan hak warga negara.
Dalam pertemuan tersebut, Komnas perempuan menyampaikan langkah langkah dan program yang terbuka dikolaborasikan dengan Jemaat Muslim Ahmadiyah.
Sementara dari Jemaat Ahmadiyah, memberikan update informasi dan kondisi terkini komunitas muslim Ahmadiyah baik kontribusi, peran aktif di masyarakat dan tantangan yang ada.
Pada kesempatan sama, Komisioner Komnas Perempuan, Dahlia Madanih menyebut dialog yang dilakukan bersama Jemaat Ahmadiyah Indonesia merupakan menjadi langkah strategis dalam membuka ruang komunikasi dan informasi kepada publik.
“Dialog ini menjadi penting untuk memberikan langkah-langkah informasi kepada publik bahwa perempuan Lajnah Imaillah (organisasi Muslimah Ahmadiyah) memiliki kontribusi besar bagi kemajuan perempuan di Indonesia,” ujar Dahlia.
Selain itu, dialog kali ini juga berperan dalam membangun pemahaman bersama terkait langkah memajukan hak asasi manusia, khususnya bagi perempuan di lingkungan lingkungan Jemaat Ahmadiyah.
“Upaya ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memberikan atensi lebih terhadap perlindungan perempuan,”
Jemaat Ahmadiyah Aprsesiasi Langkah Komnas Perempuan

Sementara itu Seketaris Pers Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Yendra Budiana memberi apresiasi terhadap kontribusi Komnas Perempuan selama ini.
“Jemaat Ahmadiyah menyambut baik audiensi Komnas Perempuan,” ujar Yendra Budiana.
Mewakili Jemaat Muslim Ahmadiyah, Yendra berterima kasih atas peran Komnas Perempuan dalam mengawal hak-hak warga negara, termasuk salah satunya warga Ahmadiyah di Asrama Transito Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Dimana saat ini warga Ahmadiyah sudah mengungsi hampir 20 tahun dengan berbagai keterbatasan dan belum bisa kembali ke rumahnya masing-masing.
Adapun dari Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia, pertemuan dengan Komnas Perempuan diwakili oleh di antaranya Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT.
Amir Nasional didampingi Sekertaris Pers PB JAI, Yendra Budiana, Sekertaris Kharijiah PB JAI Muhammad Sunarto, Ketua Nasional Pemuda Ahmadiyah, Anahdi Sholihin, Ketua Komite Hukum JAI, Fitria Sumarni, serta Ketua Lajnah Imaillah Indonesia, Siti Aisyah Bakri.
Jemaat Muslim Ahmadiyah dan Komnas Perempuan sepakat akan terus bekerjasama dalam pemenuhan hak hidup perempuan dan dan anak-anak.
Dialog dan ruang perjumpaan yang intens dilakukan antara Komnas Perempuan dan Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia mengukuhkan sikap keterbukaan dan inklusi kedua lembaga tersebut untuk sama-sama memberikan peran dan dampak pada pemajuan kehidupan masyarakat indonesia yang lebih baik, damai dan sejahtera.*
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.