Medan, Swara Hati Rakyat, PKS sampai sekarang belum menentukan sikap, atas adanya rencana pemerintah untuk merubah sistim pemilihan kepala daerah dari langsung menjadi tidak langsung. Penyebabnya masih menunggu hasil survey dari masyarakat dan akar rumput.Sebagai partai koalisi
, PKS tetap memelihara hubungan baik dengan pemerintah dan pemilihnya di akar rumput.
Ketika berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan di ruang fraksi PKS DPRD Sumut, Senin sore (19/1) dalam menanggapi berbagai masalah di Sumut, yang masuk ke Komisi E tahun 2025 , diantaranya tentang honor guru swasta yang belum ada titik terangnya.
Diakuinya masalah adanya rencana pemerintah untuk merubah sistim pemilihan kepala daerah dari langsung menjadi tidak langsung tidak ada kewenangan DPRD provinsi. Tapikan katanya rencana tersebut mendapat tanggapan pro dan kontra di kalangan masyarakat dari intelektual sampai ke akar rumput
PKS termasuk bagian dari koalisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kami tetap menjaga hubungan baik dengan pemerintah dan juga tetap menjaga hubungan baik dengan para pemilihnya sampai ke akar rumput.
Dalam menjaga dan memelihara hubungan dengan akar rumput, mereka tetap minta pendapat dan mendengar saran dari mereka untuk disampaikan kepada DPP PKS. Termasuk rencana sistim perubahan pemilihan kepala daerah
Sekarang ini katanya mereka sedang melakukan survey tentang hal tersebut di seluruh Indonesia. Hasilnya apakah setuju atau tidak, baru akan disampaikan kepada pemerintah
Ahmad Darwis yang juga dikenal luas sebagai pendakwah sebagai tokoh pendidikan ini membenarkan masalah ini memang mendapat tanggapan luas dari masyarakat, dan mengatakan hasil survey sementara mereka lebih condong Kepemilihan langsung
Sambil tertawa dia mengatakan akar rumput PKS, bukan berarti mendukung PDIP yang langsung menolak rencana tersebut. Semua partai katanya bekerja untuk kepentingan rakyat, cuma caranya yang mungkin berbeda.
Kita bisa lihat, kecuali PKS, semua partai koalisi mendukung rencana pemerintah, tapi PKS baru menentukan sikap setelah mendengar lebih dulu pendapat masyarakat.( Zainal )

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.