
TANGSEL /// SHR – Kepolisian Resor Tangerang Selatan menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus ledakan di Gedung Nucleus Farma, Jalan Jombang Raya Nomor 18 B, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan
Kepala Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Besar Polisi Victor Inkiriwang mengatakan kedua tersangka berinisial EB, 54 tahun, selaku Direktur PT Nucleus, dan SW, 32 tahun, yang menjabat sebagai kepala mesin ekstraksi.
“Berdasarkan alat bukti yang cukup serta hasil penyelidikan dan penyidikan, penyidik menetapkan dua orang tersangka, yakni direktur perusahaan dan kepala mesin ekstraksi,” kata Victor di Tangerang, Kamis, 2 Januari 2026.
Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain buku manual mesin ekstraksi, satu unit mesin ekstraksi, serta hasil pemeriksaan laboratorium forensik.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan Ajun Komisaris Polisi Wira Graha Setiawan mengatakan PT Nucleus telah beroperasi selama sekitar lima tahun di gedung empat lantai di wilayah Pondok Aren. Lantai pertama digunakan sebagai lobi, lantai dua untuk administrasi, sedangkan lantai tiga dan empat menjadi area produksi.
“Hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan sumber ledakan berasal dari lantai empat, tepatnya dari mesin ekstraksi yang meledak,” kata Wira.
Berdasarkan hasil gelar perkara, kedua tersangka ditetapkan karena kelalaiannya yang mengakibatkan terjadinya ledakan. Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 188 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang kelalaian yang menyebabkan ledakan, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun, atau pidana kurungan paling lama satu tahun, atau denda maksimal Rp 4,5 juta.
Sementara itu, hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik Polri menemukan kandungan etanol dalam sampel cairan yang diambil dari mesin ekstraksi. Pada saat kejadian, etanol tersebut telah berbentuk uap dan mengalami penumpukan hingga mencapai titik jenuh.
Penumpukan uap etanol itu memicu reaksi eksotermis atau reaksi kimia yang menghasilkan panas secara cepat, sehingga meningkatkan temperatur uap dan menyebabkan terjadinya ledakan. ( HS)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.