Tim Pengasus Polrestabes Medan Berhasil Ungkap Palaku Begal Sadis



MEDAN, (SHR)  Tim penanganan gangguan khusus (Pegasus) berhasil ringkus kawanan begal yang buron selama sembilan bulan.Tak tanggung-tanggung,ini terbilang sadis, sebelumnya aksi tersebut terekam cctv saat beraksi mencuri seorang guru dan dengan sengaja menabrak korban.

Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto didampingi oleh Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha mengatakan, ini merupakan aksi kejam Komplotan begal.
"Mereka ini (empat orang) pelaku yang sangat kejam, demi memuluskan aksi ke empatnya tega menganiaya korban. Satu orang dilumpuhkan, dua orang ditembak mati dan satu orang DPO," ujarnya saat memberikan paparan di Mapolrestabes Medan, Rabu (8/8/2018).
Saat paparan pengungkapan berlangsung, Kapolrestabes menunjukkan video rekaman CCTV, pada aksi para begal.Komplotan begal kelompok RAS alias Raja berhasil ditangkap Tim Pegasus Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Timur.
Saat dilakukan pengembangan ke beberapa lokasi kejadian, Raja berusaha kabur dan mengancam petugas dengan senjata tajam.Raja kabur meski sudah diberi peringatan oleh pihak kepolisian.Peringatan tersebut tak diindahkan oleh pelaku, sehingga dengan tegas dan terukur polisi menembak pelaku, dibagian paha dan dada kiri.

Tembakan mengenai paha dan dada sebelah kiri tersangka. Akibatnya, tersangka meninggal dunia,” kata Kasatreskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira.Lebih lanjut Putu menjelaskan, tersangka AS alias Bangun ini ditangkap karena diduga terlibatb serangkaian aksi pembegalan di wilayah Kota Medan.Salah satunya di Jalan Mabar, Kecamatan Medan Perjuangan pada Rabu, 13 Desember 2017 sekitar pukul 05.30 WIB dengan korbannya atas nama Rudi Wanto (38) warga Jalan Timah Putih A-II-04 Sukaramai II, Kecamatan Medan Area.

Bangun kerap bersaksi bersama temannya RAS alias Raja, warga Jalan Rawa Cangkuk IV, Kecamatan Medan Denai, MRP alias Ridho, warga Jalan Beringin Pasar VII Gang Duku Tembung dan N yang masuk kategori daftar pencarian orang. (ceria)“Jadi kawanan begal yang berhasil kami amankan yakni Ridho ditembak dikedua kakinya. Sementara Raja dan Bangun karena mencoba kabur dan mengancam petugas dengan senjata tajam terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur sehingga keduanya meningggal dunia. (ceria)


Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276