Kemerdekaan Harus Hadir dalam Kehidupan Rakyat, Bupati Vickner Paparkan Capaian Dairi di Resepsi Kenegaraan

Bupati Vickner Ungkap Capaian Pembangunan Dairi, Dari UHC 100 Persen hingga Jalan Mantap 54,91 Persen
SIDIKALANG — vokalpublika.com
Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan dan memperkuat komitmen menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal itu tergambar dalam Malam Resepsi Kenegaraan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Balai Budaya Sidikalang, Senin (17/8/2026).

Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Vickner Sinaga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Dairi sekaligus arah kebijakan pemerintah daerah ke depan. Tidak hanya itu, turut dilakukan penyerahan bantuan dana Program Kemitraan CSR PT Bank Sumut alokasi Pemerintah Kabupaten Dairi Tahun 2026 berupa beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu senilai Rp36 juta.

Bantuan tersebut diserahkan kepada sejumlah mahasiswa penerima, di antaranya Ayu Ginting, Pramesti Tumangger, Sri Wahyuni, dan Sulis Solin.
Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat
Dalam sambutannya, Bupati Vickner mengatakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur. Tema tersebut, menurutnya, sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Dairi 2025–2029, yakni mewujudkan masyarakat Dairi yang sejahtera dan berdaya saing dengan pemerataan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Menurut Vickner, pembangunan tidak boleh hanya diukur melalui angka, proyek maupun serapan anggaran. Lebih jauh, pembangunan harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Pembangunan tidak boleh hanya berbicara tentang angka dan proyek, namun harus berbicara tentang kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut pembangunan harus mampu menjawab harapan petani agar hasil panennya semakin baik, orang tua yang menginginkan anak-anaknya sehat dan memperoleh pendidikan berkualitas, generasi muda yang membutuhkan lapangan pekerjaan, pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha, serta masyarakat desa yang mendambakan jalan, pelayanan publik dan infrastruktur yang semakin baik.

Indikator Ekonomi dan Sosial Terus Bergerak Positif
Berdasarkan data BPS Kabupaten Dairi, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Pada 2025, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,68, tingkat kemiskinan berada di angka 6,98 persen, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,52 persen, sedangkan PDRB per kapita sekitar Rp40,48 juta.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 1,21 persen, dari sebelumnya 1,43 persen pada 2024. Artinya, terjadi penurunan sebesar 0,22 poin persentase.

Capaian tersebut, kata Vickner, menjadi modal penting untuk terus memperkuat pembangunan sekaligus memperluas kesempatan ekonomi masyarakat.

Di sektor pendidikan, Pemkab Dairi terus mendorong peningkatan kualitas guru, sarana pendidikan, keterampilan serta kesempatan bagi generasi muda.

“Anak-anak Dairi tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, keterampilan dan keberanian untuk bersaing,” katanya.

Sementara di sektor kesehatan, Kabupaten Dairi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 100 persen dan menerima UHC Award Tahun 2026. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah dan bermutu.

36 SPPG Layani 85.387 Penerima Manfaat
Dukungan terhadap Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) juga terus dilakukan. Saat ini, sebanyak 36 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kabupaten Dairi dengan jumlah penerima manfaat sekitar 85.387 jiwa, yang terdiri atas balita, ibu hamil, ibu menyusui dan anak sekolah.

Di bidang infrastruktur, Vickner mengakui masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Jalan, jembatan, irigasi, air minum hingga sanitasi menjadi sektor yang terus mendapat perhatian pemerintah.

Dari total panjang jalan Kabupaten Dairi sekitar 1.608 kilometer, kondisi mantap pada awal 2026 tercatat sepanjang 833 kilometer atau 51,8 persen.

Pada 2026, Pemkab Dairi telah dan akan melaksanakan pemeliharaan serta pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 50 kilometer yang tersebar di seluruh kecamatan.

Dengan pekerjaan tersebut, kondisi jalan mantap ditargetkan meningkat menjadi sekitar 883 kilometer atau 54,91 persen pada awal 2027.

Selain jalan, pemerintah juga akan membangun 24 titik tembok penahan tanah (TPT) sebagai bagian dari upaya mengantisipasi bencana longsor. Pembangunan dan pemeliharaan drainase sepanjang 151,90 meter juga menjadi bagian dari program infrastruktur tahun ini.

“Pembangunan jalan belum selesai, masih banyak yang harus kita kerjakan. Sehingga pemerintah terus bergerak, mencari dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, serta membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat,” tegasnya.

Perkuat Pertanian, Dorong Nilai Tambah di Dairi
Pemerintah Kabupaten Dairi juga terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah.

Dukungan pembangunan jaringan irigasi tengah berjalan untuk pengembangan padi gogo seluas 1.000 hektare, yang disertai bantuan alat, bibit serta penguatan ekosistem pertanian.

Pengembangan komoditas unggulan seperti cabai merah, bawang merah, kentang, ubi jalar dan berbagai komoditas lainnya juga terus didorong.

Vickner menekankan, pembangunan pertanian tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Petani harus memperoleh nilai tambah dari hasil pertaniannya.

“Hasil pertanian harus semakin banyak diolah di Dairi dan semakin banyak lapangan pekerjaan yang tercipta di daerah kita sendiri,” katanya.

Pertahankan WTP 12 Kali dan Raih Berbagai Penghargaan
Dalam pemaparannya, Bupati juga menyampaikan sejumlah capaian prestasi Pemerintah Kabupaten Dairi.

Kabupaten Dairi berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 12 kali. Selain itu, Dairi juga memperoleh apresiasi Program Pajak Non Tunai Terbaik dari Bank Indonesia serta berbagai penghargaan di bidang reformasi hukum pada 2026.

Pada 25 April 2026, Pemkab Dairi juga menerima penghargaan atas keberhasilan menurunkan tingkat pengangguran sekaligus memperoleh dana apresiasi sebesar Rp1 miliar.

Menurut Vickner, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol keberhasilan, melainkan menjadi motivasi untuk terus bekerja meningkatkan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi bukti bahwa kerja bersama yang kita lakukan mulai menunjukkan hasil, sekaligus menjadi motivasi untuk terus membuka lapangan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Dairi,” ujarnya.

Ketua DPRD: Pemimpin Harus Menjadi Hamba untuk Melayani

Sebelumnya, mewakili unsur Forkopimda, Ketua DPRD Dairi Sabam Sibarani menyampaikan apresiasi kepada para anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas menaikkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Ia menyebut tugas tersebut merupakan pengalaman berharga yang akan menjadi bagian dari sejarah kehidupan para anggota Paskibraka.

“Kalian sudah ukir prestasi yang baik. Besok akan lahir dari Anda para pemimpin yang akan memimpin bangsa ini,” ujarnya.

Sabam mengatakan, mengisi kemerdekaan sejatinya dapat dilakukan dengan cara sederhana, yakni menjalankan tugas dengan tulus sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing.

Ia juga menekankan pentingnya sikap pemimpin sebagai pelayan masyarakat.
“Dalam hal kemerdekaan, pemimpin harus punya tekad bahwa mereka adalah hamba untuk melayani,” katanya.

Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati Dairi sebagai pemegang mandat rakyat harus mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus memperjuangkan pembangunan bagi masyarakat.

“Di ulang tahun ke-81 Republik Indonesia, kami yakin Bupati dan Wakil Bupati Dairi mampu menjalankan mandat ini untuk menarik pembangunan dari pusat untuk Dairi,” kata Sabam.

Beasiswa dan Buku Karya Bupati
Malam Resepsi Kenegaraan kemudian berlangsung dalam suasana penuh keakraban melalui pemotongan kue HUT Kemerdekaan dan ramah tamah.

Selain penyerahan bantuan beasiswa CSR Bank Sumut kepada mahasiswa berprestasi dan kurang mampu, Bupati Vickner Sinaga juga membagikan buku “Solusi Out of The Box” seri VI kepada para tamu dan peserta kegiatan.

Rangkaian resepsi kenegaraan tersebut menjadi penutup perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Dairi dengan pesan yang kuat: kemerdekaan harus terus diisi melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, pembangunan yang berkeadilan, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk membawa Dairi semakin sejahtera dan berdaya saing. (clara)
Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.