Jakarta – swarahatirakyat.com
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan negara dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Capaian ini menjadi opini WTP ke-14 yang berhasil dipertahankan secara berturut-turut oleh Kementerian ATR/BPN.
Opini WTP tersebut diserahkan langsung oleh Anggota III BPK RI, Akhsanul Haq, kepada Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, di Kantor BPK RI, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Dalu Agung Darmawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN, mulai dari tingkat pusat, Kantor Wilayah, hingga Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras menjaga kualitas tata kelola keuangan.
"Alhamdulillah, Kementerian ATR/BPN kembali berhasil memperoleh opini WTP. Pimpinan menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran, baik di Kementerian ATR/BPN Pusat, Kantor Wilayah, maupun Kantor Pertanahan yang telah bekerja keras sehingga capaian ini dapat kita raih," ujar Dalu Agung Darmawan.
Menurutnya, raihan opini WTP bukan sekadar bentuk pengakuan atas penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan, tetapi juga menjadi bukti komitmen Kementerian ATR/BPN dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel.
Meski kembali memperoleh opini tertinggi dari BPK RI, Dalu Agung Darmawan menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh berpuas diri. Ia meminta agar setiap rekomendasi dan temuan hasil pemeriksaan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
"Opini WTP ini harus menjadi momentum bagi kita untuk segera menindaklanjuti seluruh temuan BPK yang masih perlu diselesaikan. Ini juga menjadi bagian dari evaluasi dalam mengelola keuangan dan pelaksanaan program di lingkungan Kementerian ATR/BPN," tegasnya.
Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Sekjen ATR/BPN juga mengingatkan seluruh unit kerja agar terus mempercepat pelaksanaan program prioritas dan mengoptimalkan penyerapan anggaran sesuai target yang telah ditetapkan. Ia optimistis target kinerja Kementerian ATR/BPN tahun 2026 dapat tercapai melalui sinergi, koordinasi yang kuat, serta pelaksanaan program secara konsisten.
Pencapaian opini WTP ke-14 berturut-turut ini semakin memperkuat komitmen Kementerian ATR/BPN dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang profesional, efektif, efisien, dan berintegritas, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, sejumlah kementerian dan lembaga lainnya di lingkungan Kabinet Indonesia Bersatu juga menerima opini WTP dari BPK RI. Turut mendampingi Sekretaris Jenderal ATR/BPN dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara, Kartika Sari.(clara)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.