Jemaah Haji Kloter 13 Tiba di Tanah Air, 11.15, Wib

 



Medan (SHR). 358 orang jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Medan asal daerah. Kabupaten Labuhan Batu, Kabupaten Labuhan Batu Utara, dan Kota Medan tiba  di Medan Sumut dengan selamat. 



Dalam penyambutan di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan, Selasa (16/06/2026), Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi-Debarkasi Medan Dr. H. Zulkifli Sitorus, M.A., mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan haji tidak berhenti saat kembali ke kampung halaman, melainkan terlihat dari perubahan sikap dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.



"Haji mabrur tidak hanya diwujudkan dalam kesalehan pribadi, tetapi juga kesalehan sosial. Sepulang dari Tanah Suci, jemaah harus menjadi teladan yang menebarkan kedamaian, keselamatan, dan kepedulian kepada sesama," tegas Zulkifli Sitorus.


Kloter 13 tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada pukul 11.15 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA 3413. Dari bandara, jemaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan untuk mengikuti prosesi penerimaan resmi oleh PPIH.


Berdasarkan data manifes, Kloter 13 berjumlah 358 orang, terdiri atas 216 jemaah asal Kabupaten Labuhan Batu, 115 jemaah asal Kabupaten Labuhan Batu Utara, dan 21 jemaah asal Kota Medan, didampingi petugas kloter dan petugas haji daerah. 


Dalam kloter 13 juga tercatat satu jemaah tanazul keluar atas nama Tina Ritonga manifes 071 asal Kabupaten Labuhan Batu karena alasan kesehatan, sehingga tidak kembali bersama rombongan Kloter 13 ke Debarkasi Medan.


Penyambutan berlangsung istimewa karena dihadiri langsung oleh sejumlah kepala daerah, yakni Bupati Labuhan Batu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.M., Bupati Labuhan Batu Utara Dr. Hendriyanto Sitorus, Wakil Bupati Labuhan Batu Utara Dr. H. Syamsul Tanjung, Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhan Batu Utara Dra. Hj. Susu Amarani, serta jajaran Kementerian Haji dan Umrah dan unsur PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan.


Dalam sambutannya, Zulkifli menyampaikan bahwa kepulangan para jemaah merupakan momentum untuk menghadirkan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemabruran haji dapat dilihat dari semakin baiknya akhlak, meningkatnya semangat berbagi, serta kemampuan menjaga hubungan yang harmonis dengan sesama.

Ia juga mengapresiasi kekompakan seluruh jemaah selama menjalankan ibadah haji dan menilai hal tersebut menjadi modal penting dalam menjaga predikat haji mabrur setelah kembali ke daerah masing-masing.


"Rangkaian ibadah haji yang telah dilaksanakan hendaknya menjadi titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Masyarakat menaruh harapan besar kepada para haji dan hajjah agar menjadi panutan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.


Pada kesempatan itu, Ketua PPIH juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jemaah apabila masih terdapat kekurangan selama proses pelayanan haji berlangsung.


"Kami telah berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan seluruh kemampuan yang kami miliki. Namun sebagai manusia, tentu masih ada kekurangan. Untuk itu kami memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh jemaah," katanya.


Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian selama operasional haji, PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan memberikan selempang apresiasi kepada Ketua Kloter 13 H. Muhibbun Jafar Ritonga dan Dokter Kloter dr. Nilayani Ahmad Sanusi. Pengalungan selempang dilakukan oleh Bupati Labuhan Batu, Bupati Labuhan Batu Utara, dan Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Medan.


Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada petugas yang telah mengawal, membimbing, serta melayani jemaah sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air. (lm/BR)

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.