Tulang Bawang, SHR - Upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil terus dilakukan berbagai pihak.
Salah satunya melalui pendirian Rumah Belajar Nur di Desa Rawaragil, Kecamatan Rawapitu, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
Rumah belajar tersebut diresmikan oleh Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia.
Peresmian dipimpin langsung oleh Amir Nasional Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan acara syukuran panen raya yang diselenggarakan warga jemaat setempat.
Rumah Belajar Nur dihadirkan sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak di wilayah tersebut.
Fasilitas ini diharapkan dapat membantu proses belajar di tengah keterbatasan akses pendidikan di daerah terpencil.
Kehadiran rumah belajar tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda.
Dalam sambutannya, Amirnas Jemaat Ahmadiyah Indonesia Bapak Zaki Firdaus Syahid, ST MT menyampaikan bahwa pendirian rumah belajar merupakan bentuk kepedulian jemaat terhadap pendidikan.
“Rumah Belajar Nur ini diharapkan dapat membantu mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya generasi muda Ahmadi dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Respon Positif Kepala Desa
Pada kesempatan sama, Kepala Dusun Blok B Rawaragil, Suparno, turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut.
Ia menilai keberadaan rumah belajar menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam mendukung pendidikan.
Suparno berharap fasilitas tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter bagi anak-anak. *

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.