SIDIKALANG //SHR//Tim Perusahaan Daerah (PD) Pasar bersama Camat Sidikalang, Mawardi S. Tumangger, terus mengintensifkan kegiatan penertiban Pasar Sidikalang secara rutin setiap hari Sabtu dan Rabu. Kegiatan terbaru dilaksanakan pada Sabtu, 4 April 2026, sebagai bagian dari langkah berkelanjutan dalam menjaga stabilitas dan keteraturan pasar yang telah tertata dengan baik.
Penertiban ini tidak hanya difokuskan pada penanganan pedagang liar, tetapi juga mencakup aspek kebersihan lingkungan pasar dan penguatan sistem pengawasan. Tim PD Pasar secara konsisten “berjibaku” di lapangan guna memastikan aktivitas perdagangan berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pelaku pasar maupun pengunjung.
Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis pasar. Teknologi ini dimanfaatkan untuk memantau serta menindak perilaku pembuangan sampah sembarangan oleh oknum pengunjung. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan preventif sekaligus represif dalam menciptakan budaya disiplin kebersihan di ruang publik.
“Meski terlihat sederhana, pengendalian kebersihan dan ketertiban memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan operasional pasar,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Secara konseptual, penataan pasar yang baik akan berimplikasi langsung pada peningkatan efisiensi operasional dan optimalisasi pemanfaatan aset daerah. Keteraturan pedagang, kebersihan lingkungan, serta pengelolaan parkir dan fasilitas penunjang lainnya berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Dairi.
Kegiatan ini sejalan dengan arah kebijakan Bupati Dairi, Vickner Sinaga, yang menekankan pentingnya pengelolaan aset daerah secara produktif dan berkelanjutan. Dalam kerangka tersebut, aset daerah tidak lagi semata-mata bergantung pada suntikan anggaran, melainkan dituntut untuk mampu berkembang secara mandiri melalui optimalisasi potensi ekonomi yang dimiliki.
Dengan pendekatan manajerial yang terintegrasi dan berbasis pengawasan berkelanjutan, Pasar Sidikalang diharapkan dapat menjadi model pengelolaan pasar tradisional yang modern, tertib, dan berdaya saing, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi daerah.(clara)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.