Ajang DSO 2026 Kian Bergengsi, Partisipasi Peserta Melonjak Signifikan

Dairi Science Olympiade 2026: Membangun Karakter dan Prestasi Lewat Sains
DAIRI, swarahatirakyat.com
 Kolaborasi strategis antara POSI dan Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi kembali menghadirkan ajang bergengsi Dairi Science Olympiade (DSO) 2026, yang digelar di Perguruan Kristen Methodist Indonesia Sidikalang, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu platform kompetisi akademik terbesar di wilayah Dairi dan sekitarnya, dengan jumlah peserta mencapai 2.417 siswa/i, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Para peserta berasal dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Dairi (2.073 siswa), Pakpak Bharat (176), Humbang Hasundutan (87), Toba (34), Tapanuli Utara (17), Pematangsiantar (13), Medan (10), Karo (2), Simalungun (1), dan Binjai (1).

Pelaksanaan DSO 2026 mencerminkan tingginya minat dan partisipasi pelajar dalam pengembangan kompetensi akademik berbasis sains, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi ilmiah sejak dini.
Ragam Cabang Lomba Berbasis Kompetensi
Kompetisi ini mempertandingkan berbagai bidang studi yang dirancang sesuai dengan jenjang pendidikan, yakni:

Tingkat SD/MI: Matematika (kelas 1–2, 3–4, 5–6), Bahasa Inggris (kelas 1–3, 4–6), dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) (kelas 1–3, 4–6)

Tingkat SMP/MTs: Matematika, IPA, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Inggris

Tingkat SMA/SMK: Kimia, Fisika, Matematika, Ekonomi, Geografi, Biologi, dan Bahasa Inggris


Struktur kompetisi ini dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah siswa secara komprehensif.

Adapun hasil kompetisi menunjukkan dominasi sekolah-sekolah unggulan di Sidikalang:

Tingkat SD/MI:
1. SD Swasta St. Yosef Sidikalang
2. SD Plus Ark Sidikalang
3. SD Methodist Sidikalang

Tingkat SMP/MTs:
juara 1. SMP Negeri 1 Sidikalang
Juara 2. SMP Swasta St. Paulus Sidikalang
Juara 3. SMP Swasta Bona Pasogit Sejahtera

Tingkat SMA/SMK:
Juara 1 SMA Negeri 1 Sidikalang
Juara 2 SMA Negeri 2 Sidikalang
Juara 3 SMA St. Petrus Sidikalang

Pimpinan POSI, Fahrulroji, dalam sambutannya menegaskan bahwa olimpiade sains tidak semata berorientasi pada capaian juara, melainkan sebagai sarana strategis dalam membangun karakter belajar, memperkuat daya juang akademik, serta menumbuhkan keberanian siswa dalam menghadapi tantangan intelektual.

“Sains harus menjadi milik semua peserta didik, bukan hanya segelintir. Ajang ini adalah ruang inklusif untuk mengasah potensi dan memperluas cakrawala berpikir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dairi, Jaspin Sihombing, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan DSO. Ia menilai kegiatan ini sebagai instrumen penting dalam menjaring dan membina talenta-talenta unggul yang berpotensi berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.

Mendorong Generasi Unggul Berbasis Sains
Dengan skala partisipasi yang terus meningkat, DSO menjadi bagian integral dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis kompetensi di Kabupaten Dairi. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas akademik siswa, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di era globalisasi.(clara)
Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.