Si Jago Merah Mengamuk di Gang Pramuka Sidikalang, 1 Rumah Kos Hangus dan 5 Rumah Terdampak
SIDIKALANG/swarahatirakyat.com
Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Jalan Ahmad Yani Gang Pramuka, Kelurahan Batang Beruh, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sabtu (7/3/2026) siang. Dalam peristiwa tersebut, satu unit rumah kos hangus terbakar sementara lima rumah lainnya mengalami kerusakan dan terpaksa dibongkar untuk mencegah api meluas.
Informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dairi, laporan kebakaran diterima sekitar pukul 13.29 WIB dari seorang warga bernama Ibu Simarmata. Tidak lama setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Tim pemadam tiba di lokasi hanya dua menit setelah laporan diterima, yakni sekitar pukul 13.31 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan karena api dengan cepat menjalar ke bangunan lain yang berada sangat berdekatan di kawasan tersebut.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kabupaten Dairi, Amudi Parulian Situmeang, S.Kom., MM, menyampaikan bahwa petugas harus berjibaku selama lebih dari satu jam untuk mengendalikan api hingga benar-benar padam.
“Api berhasil dipadamkan dan proses pendinginan selesai sekitar pukul 15.12 WIB. Personel Regu 2 diterjunkan ke lokasi dengan dukungan beberapa unit armada pemadam,” ujarnya.
Dalam operasi pemadaman tersebut, sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Sidikalang dikerahkan, yakni Unit 05 dan Unit 06, serta satu unit tambahan dari Pos Siaga Sumbul (Unit 04). Selain itu, satu unit mobil tangki air milik PT Wahana juga turut membantu proses pemadaman.
Total kapasitas air yang digunakan dalam proses pemadaman diperkirakan mencapai sekitar 52.000 liter.
Adapun rumah yang terbakar diketahui milik Tumpak Manurung, yang difungsikan sebagai rumah kos dan hangus dilalap api. Sementara beberapa rumah lain milik warga di sekitar lokasi seperti milik Togu Simanjuntak, Hotlan Hutabarat, Jurstam Ujung, Siboro, serta rumah Bapak Sihite br. Sinaga mengalami dampak sehingga sebagian bangunan harus dibongkar untuk mencegah api merembet lebih luas.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar meski masih dalam tahap pendataan oleh pihak terkait.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta membantu proses pemadaman sebelum petugas tiba di lokasi.
Pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Dairi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keselamatan.(clara)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.