Majalengka, /// SHR // Jemaat Ahmadiyah Sadasari diajak Komunitas Gusdurian Majalengka untuk ikut memperingati nuzulul quran.
Acara berlangsung di Rumah Joglo Sholawat Majalengka dengan semangat kebersamaan dan spiritualitas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi sosial dan doa bersama lintas iman.
Panitia memberikan santunan kepada anak yatim piatu, janda, dan manula sebagai bentuk kepedulian sosial.
Setelah itu, dilaksanakan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah.
Agenda inti dimulai pukul 21.00 WIB atau setelah shalat tarawih.
Seluruh hadirin membaca Al-Quran dengan metode satu orang satu Juz untuk mencapai khataman bersama.
Suasana semakin khidmat dengan lantunan shalawat dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Tokoh dan pejabat hadir antara lain Camat Majalengka, perwakilan Kantor Departemen Agama, Bhabinkamtibmas, dan tokoh lintas iman.
KH. Zaenal memaparkan sejarah Rumah Joglo Sholawat dan mengenang perjuangan tokoh NU.
Camat Majalengka menekankan pentingnya penguatan karakter melalui shalat berjamaah, sementara perwakilan Kan Depag menyoroti moderasi beragama.
Acara ditutup dengan doa bersama memohon keberkahan dan keselamatan umat.
Terkait undangan dari Gusdurian pada momen nuzulul quran ini, Mubaligh Jemaat Muslim Ahmadiyah Sadasari, Mln Abdul Basith NA mersepon postif.
Menurutnya, partisipasi jemaat Sadasari dalam kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata pengamalan ajaran agama sekaligus membangun harmoni sosial di Majalengka. *

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.