Medan,(SHR) Mulai kelihatan kebobrokan pelayanan Perusahaan Umum Daerah ( Perumda Tirtanadi ) yang mulai dari adanya kerugian keuangan lebih 400 Milyard dan adanya dugaan diskriminasi terhadap warga Desa Helvetia Kec Sunggal dalam realisasi Pembangunan jaringan Air Bersih hibah dari Perusahaan Luar Negeri, Padahal dari 8.360 Meter pipa yang telah dipasangkan dengan target kapasitas 1.200 Sambungan Rumah ( SR ) Pihak Perumda Tirtanadi sangat beruntung.
Menurut Sinurat, ditemui wartawan ( 12/11) warga dari sejak tahun 1997 selaku warga setempat telah menyampaikan permohonan puluhan warga untuk pemasangan Air Bersih ke PDAM Tirtanadi ke Kawasan Karya 7 Dusun VI akan tetapi hanya Kawasan Karya 5 Yang dapat dipenuhi.
Karena pihak Tirtanadi tidak mampu berinvestasi untuk pemasangan jaringan ke Kawasan Jalan Karya 7. Tetapi jaringan sudah selesai dibangun dan sudah selesai dipasangan meteran dirumah – rumah warga dari bulan Juli, Warga mendatangi kantor Perumda Tirtanadi, Namun sampai hari ini belum berani pihak Perumda Tirtanadi memastikan untuk memasangan Master Meter.
Dari data yang diperoleh wartawan, sebelum dilaksanakan Program penyediaan akses air minum perpipaan system master meter bagi MBR di Kawasan Mebidang yang turut dilaksanakan pihak Tirtanadi di Desa Helvetia, Donatur dan pelaksana telah melakukan Rapat Koordinasi di Hotel Cambrigde Medan dengan mengundang OPD Pempropsu dan OPD Pemkab Binjai, Kota Medan dan OPD Pemkab Deli Serdang serta Pemerintahan desa dan Keluarahan penerima manfaat.
Namun Ketika sudah selesai terealisasi Pembangunan jaringan pipa Air Bersih di Kelurahan Binjai Kota Binjai, Kelambir 5, Desa Helvetia dan Marelan Rengas Pulau, Hanya Desa Helvetia yang belum direalsisasikan pemasangan Master Meter oleh Perumda Tirtanadi padahal warga sudah Meteran Sambungan Rumah untuk warga sudah terpasangan sejak Akhir Bulan Juli. Dan terkait dengan pengelolaan, Perumda Tirtanadi telah melakukan pelatihanan terhadap KSM – KSM selaku pengelola, dan Syarat – syarat administrasi sudah dilengkapi dan diserta dengan dukungan Tanda Tangan Organisasi masyarakat dari STM – STM, Ormas serta puluhan Balai Pengruus tempat Ibadah
Salah satu KSM di Desa yang sampai hari ini belum ada kepastian kapan dipasang master meter juga sudah lama melengkapi syarat administrasi, Namun pihak Perumda Tirtanadi masih juga tidak dapat meneribitkan surat memastikan di pasang master meter alias tidak habis – habisnya membuat janji. Sementara ratusan warga yang telah menerima pemasangan meteran sudah mulai menyebarkan ancaman.
Dirut Prumda Tirtanadi dikonfirmasi melalui Lokot P Siregar, Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi dikonfirmasi lewat Nomor WA nya, selaku penyelenggara pelayanan public yang terkesan diskriminasi melayani warga desa Helvetia yang hingga lebih 4 Bulan lebih tidak dipenuhi pemasangan Master meter” , Tidak bersedia memberikan tanggapan. ( Tim )

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.