Polsek Tanjung Morawa Berikan Tali Asih Bagi Penderita Tumor di Mulut





 Deliserdang, (SHR) Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Budiono Saputro SH didampingi Wakapolsek Tanjung Morawa, Iptu Edianto SH, menyambangi dan memberikan bantuan kepada Ahmad Safri (33), pria yang sudah 5 tahun mengidap tumor. Menurut AKP Budiono, pihaknya mendatangi kediaman Sapri di Dusun 4, Desa Tanjung Morawa B, setelah menerima laporan dari seorang anggota Bhabinkamtibmas, Aiptu Joni Harto, yang bertugas di Desa Tanjung Morawa B. “Bahwa kita mendapat laporan, Ahmad Safri, salah seorang warga di sini perlu perhatian pihak terkait, untuk membantu beban penderitaannya, karena hingga saat ini masih terkendala biaya untuk berobat tumor,” sebutnya. Tumor yang diidap Ahmad Safri disebutkan bermula ketia dia mulutnya tertusuk duri ikan. Namun sayang, pada saat itu duri tersebut tidak bisa dikeluarkan. Meski berusaha untuk terus mengeluarkan duri tersebut, tetapi dia tak berhasil. Akibatnya, mulut Ahmad Safri berdarah dan akhirnya mengalami infeksi. Ahmad merupakan kepala rumah tangga yang sebelumnya menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi satu istri dan 2 anak yang masih kecil. “Dengan jerih payah selama ini Ahmad beserta istri berupaya untuk berobat ke sana-sini, tapi akhirnya merasa sangat kesulitan. Kita merasa prihatin dan tergugah hingga langsung ke sini untuk melihat dan memberikan bantuan tali asih kepada Ahmad Safri,” imbuh Kapolsek. AKP Budiono mengatakan, bantuan yang diberikan semata-mata sekedar mengurangi beban biaya hidup keluarga Ahmad Safri dan istrinya Ainun. Mendapat kunjungan dan bantuan dari Polsek Tanjung Morawa, istri Ahmad Safri mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Budiono. “Saya berterima kasih kepada Bapak Kapolsek yang sudah bersedia meringankan langkah dan tangan untuk membantu kami,” sebutnya. Ainun juga berharap, pemerintah setempat bisa membantu biaya perobatan suaminya itu, mengingat biaya untuk operasi yang sangat mahal. “Untuk biaya hidup sendiri saja sudah tidak mampu kami Pak, apalagi untuk biaya sehari-hari,” katanya. Diberitakan sebelumnya, kehidupan keluarga Ahmad Safri dan istrinya Ainun, benar-benar memprihatinkan. Sapri dan keluarganya terpaksa menerima sedekah dari tetangga dekat untuk makan sehari-hari. Pria yang sebelumnya bekerja sebagai pengemudi betor itu tak lagi mampu mencari nafkah setelah tumor di wajahnya terus membesar. Istrinya Ainun (33) dan Sapri, sama-sama tidak memiliki BPJS, dan tanpa bantuan pemerintah, mereka tak lagi mampu mendapatkan pelayanan di rumah sakit. (ceria)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar