Warga Kelurahan Dwikora Keluhkan Masalah Banjir




Medan, (SHR) Warga Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia masih mengeluhkan banjir yang kerap terjadi di wilayah mereka. Warga menduga banjir yang sering terjadi tersebut disebabkan tersumbatnya parit dan gorong-gorong oleh tumpukan sampah. Seperti yang di utarakan oleh Joko, warga Jalan Setia Luhur. Joko mengeluhkan banjir karena di dekar daerah tempat dia tinggal ada proyek parit yang terputus sehingga aliran air terhambat. “” Kami warga meminta agar Bapak Edward selaku Wakil Rakyat dari Daerah ini, menyikapi informasi kami, agar segera mungkin proyek parit yang teputus di lanjutkan kembali sehingga tidak banjir lagi,” ujar Joko. Senin,(23/4/18).
Yuliati, Warga Gaperta, Gang Encok, pada sesi tanya jawab pada Reses I Anggota DPRD Kota Medan dari Dapil 3, Drs.Edward Hutabarat yang meliputi wilayah Medan Barat, Medan Petisah, Medan Baru dan Medan Helvetia yang dilaksanakan di Halaman Kantor Lurah, Jalan Setia Luhur, Kecamatan Medan Helvetia juga mengeluhkan masalah banjir di lingkungannya. “ Di tempat saya, hujan sedikit saja sudah langung banjir,” kata Yuliati.

Lurah Dwikora, Irfan Fadillah di hadapan anggota DPRD kota Medan dari Fraksi Partai PDI Perjuangan ituhujan turun Cuma sebentar. Irfan mengatakan, bahwa di daerah Kapten Muslim dan Setia Luhur saat ini banyak gorong-gorong dan parit yang masih tersumbat. Selain itu, ada banyak ditemukan sampah didasar gorong-gorong yang diduga karena dibuang sebarangan oleh orang yang tidak bertanggungjawab. “ Kita meminta agar warga masyarakat sadar akan kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempat yang telah di sediakan. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan lingkungan kita masing-masing,” himbau Lurah Dwikora tersebut.
Edward Hutabarat mendengar keluhan masyarakat tersebut mengatakan akan mengawal asprirasi warga mengenai banjir yang terjadi di wilayah Jalan Setia Luhur dan Jalan Kapten Muslim.
“ Saya minta supaya lokasi yang rawan bajir tersebut nanti untuk di foto dan dikirimkan kepada saya, agar saya bisa menindaklanjutinya untuk dilaporkan ke Dinas PU Kota Medan,” jelas Politisi dari Fraksi Partai PDI Perjuangan ini.
Wakil Rakyat yang duduk di Komisi B DPRD Kota Medan ini, berjanji akan terus mengawal permasalahan banjir tersebut, sehingga diharapkannya Dinas PU Medan segera melakukan perbaikan terehadap parit dan gorong-gorong yang dipastikan masih belum lancar dan tersumbat.
Pada kesempatan itu, Edward juga memperingatkan warga Kelurahan Dwikora agar menjauhi narkoba. Untuk masalah BPJS Kesehatan yang merupakan program pemerintah untuk warga kurang mampu, Edward juga menyampaikan, bahwa yang mendapat BPJS Kesehatan adalah warga Kota Medan yang memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli Kota Medan.
Untuk masalah Pendidikan, Edward mengecam adanya pengutipan yang dilakukan oleh oknum guru di sekolah dengan mengatasnamakan untuk uang pembangunan atau lainnya. “ Saat ini kita ketahui, bahwa pemerintah sudah ada membuat program bantuan bagi anak sekolah yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP) mulai dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai Sekolah Menengah Atas(SMA).
Di akhir pelaksanaan reses-1 wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan 3 ini, Edward Hutabarat membagikan Kartu Indonesia Sehat atau yang biasa di sebut Kartu KIS secara simbolis kepada warga yang belum mendapatkan Kartu KIS dan tinggal di Kelurahan Dwikora.
“ Saat ini, kartu KIS sudah dapat anda terima, dan kartu ini di keluarkan secara bertahap bagi warga yang sudah memberikan data-datanya kepada kami sebelumnya. Bagi yang belum menerima namun sudah memberikan data-data agar bersabar, karena Kartu KIS berikutnya menyusul secepatnya,” terang Edward. (ceria)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276