Dody Tato Preman Pajak Aksara Tergeletak, Dibantaik Sama OTK



Medan, (SHR) Dody Tato alias Dody Jenggot atau yang dikenal dengan Dody Gilak (41) ditemukan warga terkapar dengan kondisi wajah bengkak dan babak belur berlumuran darah di bundaran Komplek MMTC, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (24/4/2018) siang. Belum diketahui pasti penyebab, pria yang dijuluki preman Pajak Aksara itu tergeletak di sana. Namun, beberapa warga sempat berkata kalau Dody Gilak dibantai beberapa orang tak dikenal karena resah akan ulahnya yang dari dahulu hingga sekarang kerap membuat rusuh dan mencuri di kawasan Pajak Aksara. Temuan itu spontan membuat ramai pengguna jalan dan warga yang melihat. Hampir keseluruhan warga di sana mengenali sosok pria yang terbaring lemas dengan nafas sedikit tersengal-sengal. Ihsan, sekuriti di sana mengatakan, Dody diduga dipukuli oleh beberapa orang karena diduga telah membacok seorang pedagang di sana. “Informasinya si Dody Gilak ini membacok Siti, pedagang Aksara, makanya dihajar orang dia,” kata sekuriti MMTC yang mengenakan safari itu. Kelakuan Dody Gilak yang kerap meresahkan, juga diutarakan beberapa warga di sana yang sudah tau akan tabiatnya. “Jangankan orang, kucing aja kalau jumpa sama dia ditangkapnya, dibantingkannya ke tembok sampai mati,” beber Budi, warga di lokasi. Mendengar adanya pria terkapar karena dipukuli, personel Polsek Percut Sei Tuan, mendatangi lokasi. Selanjutnya, dibantu warga yang mengenalinya, keluarga Dody berusaha dihubungi. Polisi pun saat itu berencana membawa Dody ke Rumah Sakit terdekat. “Ooh si Dody Gilak. Kok bisa di sini dia? Berarti jumpa imbang dia ini. Biasa orang aja yang selalu diganggunya. Dia memang ada gilaknya ini. Semua orang di Aksara tau, dari para supir angkot, pedagang sampai Dishub yang berada di sana,” ujar Aiptu TM Sembiring. Diketahui, Dody beberapa tahun lalu sudah sering dilaporkan para pedagang Aksar atas tuduhan pencurian barang-barang pedagang termaksud pagar besi ruko pedagang. Selain sering dilaporkan mencuri, pria bertato dengan rambut gondrong itu juga beberapa kali dilaporkan telah menganiaya pedagang. Dari catatan wartawan, Dody juga pernah di ringkus personel Polsek Percut Sei Tuan. Akan tetapi, karena dianggap gila, pria yang hidupnya berpindah-pindah dan lebih sering tinggal dan tidur di ruko-ruko pedagang itu kembali bebas. Kesehariannya, pria berkulit gelap itu sering mengamen bersama rekan-rekannya sesama anak punk di Aksara. “Makanya gak ada yang berani ngelawan dia, karena ada gilaknya itu bang. Gitu-gitu, digelar preman juga dia itu, tapi preman yang meresahkan. Kalau soal duit, dia ngerti. Habis barang-barang di Aksara itu dijualnya,” sebut warga yang mengenalinya. Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Iptu MK Daulay membenarkan adanya pria terkapar di komplek MMTC. Iya, anggota sudah ke sana, saya pergi ke Poldasu dulu ya,” sebutnya sembari berlalu. (ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276