Sukseskan Pilkada Serentak dan Pilpres, Poldasu Gelar Rakernis Fungsi Propam


Medan, (SHR) Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw melalui Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto SH memimpin Rakernis Fungsi Propam Sejajaran Polda Sumut TA 2018 pada Kamis (15/3) sekitar pukul 09:00 WIB di Aula Catur Prasetya Lantai IV Mapoldasu.
Selain Wakapoldasu, Kegiatan ini dihadiri oleh Irwasda, PJU Poldasu, Wakapolres/Tabes Jajaran Poldasu, Kasubag Renmin/Kaur Renmin Polda, Kasi Propam, Baur Paminal dan Baur Provos Sejajaran Poldasu.
Kapoldasu dalam sambutannya dibacakan oleh Wakapoldasu menegaskan bahwa maksud diselenggarakannya rakernis ini adalah agar tercapainya kesamaan persepsi dalam mengambil langkah-langkah yang berorientasi kepada profesionalisme, yang disertai dengan terjaminnya sinergitas kinerja dan soliditas kesatuan di Lingkungan Poldasu, dalam rangka mewujudkan Propam yang Promoter guna mensukseskan Pilkada serentak 2018 dan tahapan Pilpres 2019.
“Bid Propam memegang peran yang sangat penting dan strategis, dalam menjamin tetap tegaknya disiplin, aturan dan etika profesi polri dalam pelaksaan tugas kepolisian. Personil yang melakukan pelanggaran (garplin dan KEPP), serta personil yang di PTDH, cenderung mengalami peningkatan terutama dalam kasus penyalahgunaan narkoba, sehingga diperlukan perhatian serius, dengan melakukan langkah pre-emtif, preventif dan penegakan hukum yang tegas dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba oleh personil Polri,” ungkap Wakapoldasu.
Lanjutnya mengatakan bahwa terjadinya pelanggaran anggota disebabkan karena lemahnya pengawasan atasan, kurangnya kesadaran anggota untuk taat dan patuh hukum, serta tidak signifikannya efek detterent bagi pelanggar, dimana sanksi hukum yang diberikan terlalu ringan, sehingga perlu dilakukan evaluasi kembali terhadap sistem pembinaan personil.
“Selama kegiatan Pilkada 2018, tetap jaga netralitas Polri dan untuk keluarga ingatkan untuk menggunakan hak pilihnya secara cerdas dan tepat,” ungkapnya.
Wakapoldasu menambahkan bahwa tugas Fungsi Propam sangatlah penting, bukan hanya pam diri sendiri, tapi pam dokumen, giat dan personil. Agar Propam dapat sebagai petugas yang adil, terutama menyangkut karier, jika masih dugaan dan yang belum tuntas, agar diinventarisir dan dituntaskan.
“Jangan sampai, kebencian menyebabkan tidak adil. Tidak selamanya menjadi polisi atau bertugas di Propam, laksanakan tugas secara profesional. Bekerja dengan hati. Sesuai dengan tema Propam yang promoter. Optimalkan tugas dalam mendukung peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen,” ujar Wakapoldasu menjelaskan. (ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276