Jalsah Salanah Ahmadiyah Di Ikuti 5 Wilayah

MEDAN,SHR – Sebanyak 1.119 jemaat Ahmadiyah Indonesia dari lima wilayah mengikuti Jalsah Salanah yang dilaksanakan di Masjid Mubarak, Krakatau, Medan, 16-18 Maret 2018.
Ketua Panitia Jalsah Salanah, Djunaedi Ashari mengatakan, Jalsah Salanah merupakan pertemuan tahunan yang dilaksanakan Ahmadiyah Indonesia di seluruh Indonesia. Untuk di Medan, kata Djunaedi, peserta yang datang berasal dari lima wilayah yakni wilayah Sumut 1, Sumut 2, Riau 1, Riau 2 dan Kepulauan Riau dengan total 35 cabang. “Total ada 1.119 jemaat yang hadir. Ada juga jemaat yang beradal dari cabang di luar lima wilayah antara lain dari cabang Padang, Kuala Lumpur dan Jakarta,” kata Djunaedi, Minggu (18/3/2018).

Djunaedi menjelaskan, Jalsah Salanah dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan jemaat Ahmadiyah Indonesia. Setiap kali dilaksanakan, kata Djunaedi, peserta Jalsah Salanah mengalami peningkatan. “Sebab ada doa Hadhrat Imam Mahdi a.s. yang bersabda bahwa : saya berdoa semoga Allah bersama mereka yang mau datang ke Jalsah demi Allah. Semoga Allah mengaruniai mereka dengan ganjaran yang besar, mengasihani mereka, melepaskan kesulitan dan kegelisahan mereka, dan menghilangkan kesedihan dan kedukaan mereka. Semoga Dia melepaskan mereka dari bahaya-bahaya dan membukakan bagi mereka jalan untuk mendapatkan pertolongan, dan membangkitkan mereka di hari akhir diantara hamba-hamba-NYA yang dianugerahi dengan pertolongan dan ampunan, dan semoga Dia menjadi khalifah mereka hingga akhir perjalanan mereka,” katanya.

Menurut Djunaedi, Jalsah Salanah diisi dengan berbagai kegiatan seperti ceramah, pengajian, donor darah dan silaturahmi. “Ada 14 ulama yang hadir memberikan ceramah secara bergantian selama tiga hari. Sedangkan untuk kegiatan donor darah, ada 180 kantong darah yang dikumpulkan selama dua hari donor darah,” kata Djunaedi.
Djunaedi menambahkan, ke depan pihaknya mengharapkan agar kegiatan Jalsah Salanah dapat dihadiri lebih banyak tokoh-tokoh  dan masyarakat di luar Ahmadiyah yang menghadiri atau melihat kegiatan Ahmadiyah. Dengan melihat secara langsung, kata Djuanedi, masyarakat dapat mengenal Ahmadiyah Indonesia lebih dalam lagi. “Dengan melihat langsung, semua pihak dapat melihat langsung bahwa Ahamdiyah adalah muslim yang damai dan sejuk,( Red )


Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276