PELINDO I KEMBALI SALURKAN BANTUAN PADA PANTI BAYI


BELAWAN - SHR     PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I menyerahkan bantuan pada Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah yang berlokasi di Jl. Jermal IV No. 18 Medan pada Jumat, 2 Februari 2018. Bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami kepada Ketua Yayasan Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah, Ustad Rafdinal. Bantuan yang diberikan oleh Pelindo 1 berupa uang tunai sebesar Rp 15.000.000,- untuk membantu kegiatan operasional panti.

Fiona Sari Utami menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan ini merupakan bantuan kedua kali yang diserahkan Pelindo 1 kepada panti bayi ini. Bantuan ini merupakan salah satu wujud kepedulian Pelindo 1 terhadap di lingkungan sekitar wilayah kerja. Dalam menjalankan proses bisnisnya, Pelindo 1 juga ingin memberikan manfaat lebih bagi masyarakat, terang Fiona Sari Utami.
Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah ini merupakan panti asuhan bayi sehat pertama milik Muhammadiyah yang berada di luar Pulau Jawa yang diresmikan sejak 14 Oktober 2017. Panti asuhan ini menampung anak-anak bayi yang menjadi korban trafficking dan bayi terlantar.

Ustad Rafdinal mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Pelindo 1 yang telah menunjukkan perhatian dan kepeduliannya kepada Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah. Ini merupakan bantuan kedua kalinya yang diberikan oleh Pelindo 1 kepada kami. Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pelindo 1 yang dalam menjalankan bisnisnya, namun tidak mengesampingkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Kami juga turut mendoakan semoga Pelindo 1 selalu maju untuk mendukung perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, jelas Ustad Rafdinal.

Ustad Rafdinal menambahkan, dalam kegaiatan sehari-hari, Panti ini memerlukan dana operasional yang cukup besar sehingga diharapkan gerakan yang dilakukan Pelindo 1 ini bisa menularkan semangat positif kepada pihak lain untuk terus berbagi kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat. Panti bayi ini selalu terbuka untuk siapapun yang ingin ikut berpartisipasi dalam membangun panti ini serta memberikan perhatian bagi bayi-bayi yang kami asuh, tambah Ustad Rafdinal.

Fiona Sari Utami menambahkan selain bantuan yang disalurkan berupa Corporate Social Responsibility,  Pelindo 1 juga memiliki program kemitraan dan bina lingkungan yang meliputi bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, pengembangan sarana dan prasarana umum, bantuan kesehatan masyarakat, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, serta sosial kemasyarakatan.


*Tentang PT Pelabuhan Indonesia I (Persero)*
(BUMN) yang  mengelola jasa kepelabuhanan di Indonesia bagian barat. Pelindo 1 berkantor pusat di Medan dan memiliki wilayah operasi di 4 provinsi yang meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau daratan dan Riau Kepulauan, serta mengelola 16 cabang pelabuhan, 11 kawasan pelabuhan/ perwakilan dan mengelola 1 (satu) unit usaha yaitu UGK (Unit Usaha Galangan Kapal) dan RSPM (Rumah Sakit Pelabuhan Medan) serta 6 (enam) Anak Perusahaan, yaitu PT Terminal Petikemas Indonesia (TPI), PT Prima Terminal Petikemas (PTP), PT Prima Multi Terminal (PMT), PT Prima Indonesia Logistik (PIL), PT Prima Pengembangan Kawasan (PPK), dan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM).

Pelayanan Pelindo 1 meliputi pelayanan kapal, pelayanan barang, pelayanan penumpang dan jasa kepelabuhanan lainnya.  Pelindo I mempunyai lokasi strategis di Selat Malaka, yang merupakan selat tersibuk dalam lalu lintas perdagangan dunia dan saat ini sedang mengembangkan pelabuhan Kuala Tanjung sebagai pelabuhan Hub Port Indonesia bagian barat, serta mempunyai pintu utama eksport CPO ke seluruh dunia, yaitu melalui pelabuhan Belawan dan Dumai.

Saat ini Pelindo 1 dalam upaya meningkatkan produktivitas pelayanan secara terus menerus, telah melakukan inovasi dengan menambahkan peralatan dan perpanjangan fasilitas dermaga sehingga untuk meningkatkan produktivitas yang lebih efektif dan efisien. Pengembangan secara kontinu ini juga untuk mendukung suksesnya program pemerintah dalam percepatan pembangunan nasional dan mendukung kebijakan Pemerintah terutama dalam program tol laut untuk memperkuat konektivitas nasional dan menciptakan biaya logistik nasional secara efisien dan efektif serta meningkatkan daya saing nasional (Ariel)

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar