Gagal memberangkatkan ke Malaysia, PT ADILA PREZFARINDO DUTA minta uang kembali berkas kepada TKI Medan

 
Medan, (SHR) Dengan semena mena pihak PT ADILA PREZFARIDO DUTA mengeluarkan keputusan sepihak. Hal ini penyebabnya  adalah karena  gagal berangkat ke Malaysia, Vila Yunika dan Resya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 2.100.000 untuk mengambil kembali  berkas yang berkaitan dengan rencana keberangkatan menjadi TKI di malaysia .berupa KTP, Kartu Keluarga dan Izajah.
PT. Adila Prezfarindo Duta yang bergerak dibidang  jasa penyaluran tenaga kerja ke luar negeri. Bermula dari tanggal 19 juli 2017 , Vila Yunika mendaftar untuk berangkat ke Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia melalui Seorang Agent Hartati… ke PT. Adila Prezfarindo Duta yang beralamat Jln Turi no 3 Medan.
Dengan tujuan untuk bekerja di suatu kilang Perusahan Fhilip Lumiled di Malaysia, setelah segala persyaratan dipenuhi dan membayar uang Medical sebesar Rp 500 rb, untuk cas Pasport Rp 200 rb dan id Rp 100 rb barulah dilakukan interviu, setelah selesai dinterviu ditentukan rencana keberangkatan akhir bulan juli 2017.
 
Ternyata      keberangkatan  gagal karena Perusahaan Philip Lumited menolak untuk menerima TKI yang akan diberangkatkan PT Adila, dan kemudian pihak PT. Adila ingin mengalihkan TKI tersebut ke Perusahaan kilang lain yang ada di Malaysia, namun Vila Yunika danResya menolak dan meminta kembali berkas mereka. Untuk pengembalian berkas pihak PT Adila meminta uang sebagai menanggung biaya kerugian sebesar Rp.2.100.000,- dikurangi dengan biaya Medical yang telah dibayar Rp. 500.000,-.
Yang paling mengherankan adalah ketika pihak PT Adila menahan berkas berupa dokumen penting seperti Asli KTP, Kartu Keluarga dan Izajah , tidak ada membuat tanda terima ataupun surat yang menjadi pegangan bagi pemilik dokumen.
” Bayangkan bang… untuk mengambil berkas saya sendiri, harus bayar Rp. 1.600.000,- dari mana dapat saya uang sebesar itu …?” tutur Vila Yunika kepada awak media .
” Berapa orang yang menjadi korban “? tanya awak media.
” Kami ada 21 orang yang tidak jadi berangkat dan bekerja di Kilang Philip, tapi yang lain mau dipindahkan ke Kilang lain, kami berdua yang tidak mau ” terang Vila..
Ketika hendak di konfirmasi awak media ,pimpinan PT. Adila Prezfanindo Duta …Purnama Panjaitan  tidak bersedia meluangkan waktu sedikitpun, bahkan telah begitu lama ditunggu, tidak bersedia memberikan tanggapan….(ceria)
 
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276