Gelapkan Mobil, Pemodal Tempat Hiburan Entrance Menangis di Hadapan Hakim Minta Keringanan Hukuman

 
MEDAN, (SHR)  - Pemodal tempat hiburan Entrance, Alexander Hutabarat menangis terisak di hadapan majelis hakim saat menjalani sidang lanjutan di Ruang Cakra VI Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (25/7/2017).Mengenakan kemeja kotak-kotak, Alexander berurai air mata meminta keringanan dari majelis hakim atas statusnya sebagai terdakwa penggelapan mobil Landcruiser Prado milik korban Raisya Hutagaol.
Sepekan lalu, Alexander geleng-geleng kepada tatkala mendengar tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum (JPU) pidana tiga tahun enam bulan penjara karena terbukti melanggar Pasal 372 KUHPidana.
Sembari membacakan nota pembelaan pribadi secara tertulis, Alexander berungkali mengusap air matanya yang jatuh bercucuran menggunakan tisu.Sepanjang persidangan, Alexander menangis sesenggukan, sampai-sampai persediaan tisu yang digenggam di tangannya habis.Karena air matanya masih bercucuran, sedangkan tisu untuk mengusap air matanya telah habis, Alexander meminta izin ke majelis hakim agar keluarganya yang sengaja hadir diperkenankan memberikan tisu ke Alexander.Adalah Letizia Avita, istri Alexander yang duduk persis di belakangan suaminya bangkit dari kusinya memberikan tisu.Tak hanya Alexander yang menangis, istrinya yang kerap disapa Vita Alexander ini juga ikut menangis bersama keluarga lainnya.
Dalam amar nota pembelaan Alexander pada pokoknya meminta keringanan dari majelis hakim atas tuntutan tiga tahun enam bulan yang diterimanya dari jaksa.(*)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276