PT MSDM Diduga Menipu Karyawannya Hingga Stress


Medan, (SHR) Eva Br Malau (25), ini Stres hinggah jatuh sakit karena merasah ditipu oleh PT Maria Sarana Daya Makmur (MSDM) yang beralamat Jalan Ringroad/ Gagak Hitam No 58 A Medan Sunggal.

Hal ini diungkapkannya pada Awak Media di Rumah Sakit Boloni Jalan Mongonsidi Medan, Jumat (9/6/2017).

Menurut Eva dirinya masuk rumah sakit dikarenakan suaminya terus mendesak dirinya untuk memulangkan uang yang dipergunakan untuk masuk di PT MSDM yang mewajibkan siapa yang masuk kerja harus membayar uang senilai Rp 28.500.

 karena ingin membantu meringankan biaya rumah tangga, makanya saya cari pekerjaan, dan saya ada baca di brosur mereka bahwa pekerjaannya hanya menempel kertas di tutup tempat es krim," ujar Eva pada para awak media. 


Lebih lanjut Eva menjelaskan bahwa awalnya dia diminta untuk membayar uang administrasi sebesar Rp10.000, dan gaji yang akan diterima setelah menempel kertas itu Rp 60.000 dalam satu box (30 label). Pertama kerja, dirinya sudah dapat satu box, hingga akhirnya dia dipanggil ke lantai tiga Ruko PT tersebut.


"Pekerjaannya mudah sekali bang, hanya menempel kertas aja dan bahannya semua dari mereka. Saya sudah siap satu box dalam satu jam, setelah saya kasih box nya untuk minta gajinya, saya malah disuruh ke lantai atas," ujarnya menjelaskan.

"Saat di lantai tiga PT itu, saya disuruh bayar Rp275.000 lalu dikasih formulir untuk kita isi, yang anehnya saya dikasih formulir itu setelah membayar, bukan sebelum membayar. Jadinya mau tak mau kita harus mengisi," pungkasnya.

Senada dengan Eva, Devi Boru Malau menjelaskan bahwa dirinya dan puluhan temannya juga sudah tertipu dengan iklan PT MSDM ini, karena di brosur itu dijelaskan bahwa pekerjaannya ada yaitu menempel kertas di penutup tempat es krim dan bukan berbentuk MLM (Multi Level Marketing).


"Coba abang lihat di internet, pekerjaannya kan cuma menempel kertas aja dengan upah yang lumayan besar, tapi coba masuk ke PT mereka, kita dikutip total Rp285.000 dan dikasih cincin besi putih dengan alasan bonus dan disuruh mencari orang sebanyak mungkin supaya bisa tertipu," ujar Devi penuh emosi kepada para awak media.

Saat awak media ini datang ke PT MSDM untuk meminta konfirmasi kepada penanggung jawab tersebut, seorang wanita muda  bernama Ike Br Barus yang mengaku karyawan, malah terkesan marah-marah pada awak media, yang mencoba menanyakan mengapa banyak karyawan yang komplain kepada mereka.

"Saya dulu lah yang ngomong, baru nanti anda semua boleh nanya. Kami mulai buka bulan Desember tahun 2016 dan sampai saat ini mitra kerja kami sudah sampai 2.000 orang, Ibu penanggung jawab PT ini sedang di Bekasi sekarang, nantilah kalian kalau mau konfirmasi datang lagi kemari," ujar Ike pada media.

Pantauan SwaraHatiRakyat.Com, di ruko yang berlantai tiga ini, tidak banyak terlihat kertas untuk ditempel dan pegawainya hanya bagian administrasi saja, tidak terlihat karyawan yang menempel kertas. Dan yang lebih unik lagi, perjanjian pekerjaan kepada calon karyawan dilaminating seolah-olah hanya untuk diperlihatkan saja.(ceria)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276