Polisi Keren Kalau Bisa Bagi Waktu Keluarga dan Tugas


MEDAN, (SHR)  - Menjadi seorang polisi adalah profesi yang mulia dan itu bukan hal yang mudah. Sisi sulitnya adalah ketika harus membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan.Seperti yang dialami Kapolsek Deli Tua, Kompol Wira Prayatna ini. Sudah 11 tahun ia menyandang sebagai abdi negara.Di samping harus menyediakan waktunya untuk melayani masyarakat, ia juga harus membagi waktu untuk keluarganya.
"Kita tidak bisa dibilang polisi yang keren dan bermartabat sebelum bisa membagi waktu antara kerja dan waktu untuk keluarga," kata pria dengan satu melati di pundaknya ini, Selasa (16/5/2017).Kompol Wira mengutarakan, hal itu berlaku dikarenakan menjadi seorang polisi itu dituntut dengan jam kerja yang tidak beraturan dan sudah pasti banyak menghabiskan waktu.Untuk itu, ia mempunyai cara tersendiri untuk mengantisipasi jam kerjanya agar tetap bisa kumpul bersama keluarga."Ini cuma masalah waktu. Kita adalah pimpinan bagi diri kita sendiri. Jadi, kalau kita tidak bisa mengatasi dan mengatur waktu, maka kita termasuk orang yang merugi. Meskipun profesi sebagai polisi ini tak kenal waktu, tapi saya tetap bisa berbagi waktu untuk keluarga terutama untuk istri dan anak saya," ujarnya lagi.Lantas, ia pun selalu berusaha mengambil waktu tertentu untuk tetap bisa kumpul bareng keluarga, meski hanya sekadar makan bersama.Waktu luang di akhir pekan, benar-benar ia manfaatkan untuk keluarga."Biasanya saya menggunakan hari Sabtu dan Minggu untuk berkumpul bareng istri dan anak saya," katanya.Ditanya mengenai tempat yang sering dikunjungi saat bersama keluarga, Wira mengatakan dirinya selalu mengajak istri dan anak berkunjung ke rumah orangtuanya yang berada di Jalan Padang, Gang Banten.Sesampainya di sana (tempat orangtua) Wira pun mulai merencanakan acara selanjutnya, semisal mengajak keluarga kecilnya dan kedua orangtuanya untuk sekadar makan malam bersama di satu tempat di sekitar Kota Medan.
Selain membagi waktu untuk keluarga, Wira juga menyempatkan untuk menyalurkan hobi menembak yang sudah ia gemari jauh sebelum dirinya menjadi seorang polisi. Ia bergabung dan menjadi anggota di Perbakin (Persatuan Penembak Seluruh Indonesia).Ia menjelaskan sebagai seorang polisi, dirinya harus bisa menguasai dan membidik target dengan benar."Bagaimana kita bisa menggunakan senjata kalau tidak pernah dilatih. Dua hari bagi saya cukup untuk menghibur keluarga dan menyalurkan hobi saya," ujar pria berkulit sawo matang ini.Ia mulai menyalurkan hobinya pada tahun 2002, tepatnya saat ia melakukan pendidikan saat menjadi anggota Polri.Uniknya, ia juga sering mengajak istri dan anak untuk turut serta dalam latihan menembak ini,"Saya juga mengajarkan kepada istri saya untuk latihan menembak. Alhamdulillah istri saya juga senang dengan olahraga menembak ini. Makanya kalau saya susah menentukan tempat untuk mengajak mereka rekreasi, saya mengajak mereka ikut saya untuk latihan menembak," ujarnya seraya tertawa.
Ia juga mengaku bahwa hobinya menembak itu merupakan hobi yang turun temurun dari ayahnya.
"Kebetulan saat saya kecil, saya sering ikut orangtua laki-laki, saat beliau latihan menembak. Sering saya mengikuti beliau, sehingga saya tertarik dan menurut saya olahraga menembak ini ada kesenangan tersendiri yang tak bisa diucapkan dengan kata-kata,"katanya pria kelahiran 1983 ini.
Karena hal tersebutlah, sampai sekarang Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna sangat menyukai olahraga menembak.
BIOFILE
Nama : Kompol Wira Prayatna
Alamat : Jalan Ringroad Komplek Villa Malina Indah, Medan Selayang
Jabatan : Kapolsek Delitua
Istri : Dr Sarah Fanya Ulfa
Anak : Nafisa Azzahra
Orangtua
Ayah : Purn Poliisi H Syahmurad Adi SH
Ibu : Hj Chadijah
Karier : - Wakasat Narkoba Polrestabes Medan 2016-2017
- Reskrim Madina 2014-2016
- Subdit Dua Krimum Polda Sumut 2014 (8 bulan)
- Kasat Reskrim Polres Tanah Karo 2013-2014
- PTIK di Jakarta 2012-2013
- Polda Sumsel 2006-2012

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276