Polisi Diminta Tangkap Oknum PNS Madina Penembak Warga

Kantor Bupati Madina

Panyabungan, (SHR) Terkait penembakan Hasbi Nasution (44), warga Desa Hutanamale Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di sebuah kedai kopi, DPP IMA Madina meminta pihak kepolisian segera menangkap pelaku. Permintaan itu akan disampaikan dalam bentuk surat kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, dalam waktu dekat. Sebab, hingga kemarin, terduga pelaku, GM warga Desa Hutanamale, yang disebut-sebut seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkab Madina masih bebas berkeliaran.Ketua DPP IMA Madina, Herman Birje didampingi Sekretaris Saipul Anwar kepada andalas menyatakan, sangat mengutuk keras tindakan dan sikap oknum PNS berinisial GM karena telah menembak Hasbi Nasution. ”Walapun peluru pistol tidak mengenai korban, tapi kita menilai tindakan ini merupakan penyalahgunaan pemakaian senjata api, serta penyalahgunaan wewenang dengan memakai kendaraan dinas di luar jam kerja," ujar Herman kepada wartawan, Rabu (15/2).
Menurut dia, tindakan sewenang-wenang GM telah melanggar UU NO 8 tahun 1948, Perpu No 20 Tahun 1960 tentang kewenangan pemakaian serta SK Kapolri No Polisi :SKEP/82/II/2004. Karena itu, tegasnya, DPP IMA Madina akan menyurati Kapolda Sumut, agar pelaku segera ditangkap. Apalagi, disebut-sebut aksi koboy oknum PNS inisial GM ini sudah dua kali dilakukannya.
“Yang pertama tahun lalu dengan menodongkan pistol kepada warga dan tahun ini menembakkan pistolnya kepada warga," sebutnya. Kata Herman, selain kepada Kapoldasu, pihaknya akan meminta Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution untuk mencopot GM dari jabatan yang sekarang dipercayakan kepadanya. ”Kita menilai pejabatan ini telah mencoreng pemerintah Madina dengan tidak menunjukkan sikap yang beradab kepada warganya," sesalnya. (ceria)

 

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276