DAIRI//Swarahatirakyat///Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Dairi mulai menghangat. Ketua DPD II Partai Golkar Dairi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Dairi, Sabam Sibarani, S.Sos., MM, mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Dairi, Sabtu (3/10/2026).
Pengambilan formulir tersebut berlangsung sekitar pukul 14.50 WIB di Kantor DPD Partai Golkar Dairi, Jalan Panji Sibura-bura, Sidikalang.
Sabam hadir didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Dairi serta Carli Sitorus, Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Kedatangan Sabam diterima jajaran panitia Musda, di antaranya Ketua Organizing Committee (OC) Bonar butar butar, Sekretaris OC Nikodemus Situmorang, anggota OC Sardin Purba, serta Ketua Steering Committee (SC) Amper Nainggolan.
Dalam proses tersebut, Sabam tidak hanya mengambil formulir, tetapi juga melengkapi sejumlah ketentuan dan persyaratan administrasi yang telah ditetapkan panitia penjaringan bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Dairi.
Langkah Sabam tersebut menandai masuknya figur petahana dalam tahapan resmi penjaringan menuju Musda X Partai Golkar Dairi.
Sebelumnya, panitia telah membuka tahapan pengambilan formulir bakal calon pada 3–4 Oktober 2026. Selanjutnya, pengembalian formulir dijadwalkan pada 5 Oktober, kemudian SC akan melakukan verifikasi persyaratan sebelum hasilnya menjadi bagian dari rangkaian Musda.
Musda X Partai Golkar Kabupaten Dairi sendiri dijadwalkan berlangsung pada 6–7 Oktober 2026 di Hotel Beristera Panji, Kecamatan Sitinjo.
Dalam mekanisme yang telah diumumkan panitia, setiap kader yang memenuhi persyaratan organisasi memiliki kesempatan mengikuti proses penjaringan. Salah satu persyaratan yang ditetapkan adalah memperoleh dukungan sekurang-kurangnya 30 persen dari pemegang hak suara.
Selain itu, bakal calon diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan organisasi, antara lain memiliki pengalaman sebagai pengurus Partai Golkar, pendidikan minimal S1, memenuhi unsur prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas dan tidak tercela, serta memiliki kapabilitas dan akseptabilitas.
Panitia juga menetapkan bahwa seluruh persyaratan bakal calon akan diverifikasi melalui mekanisme organisasi sebelum dibawa ke tahapan Musda.
Dengan masuknya Sabam Sibarani dalam proses penjaringan, kontestasi menuju kepemimpinan DPD II Partai Golkar Dairi periode berikutnya kini memasuki tahapan yang semakin terbuka. Namun, proses penetapan calon hingga pemilihan ketua tetap menunggu tahapan verifikasi dan mekanisme Musda sesuai ketentuan organisasi Partai Golkar.
Musda X menjadi forum penting bagi Partai Golkar Dairi untuk menentukan kepemimpinan organisasi sekaligus merumuskan arah konsolidasi dan program partai untuk periode kepengurusan berikutnya.
(Clara)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.