Medan, SHR - Ketua Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatra Utara (Sumut) Senin (21/9/2926) sore ,menyoroti pengelolaan anggaran di DPRD Sumut diantaranya pengelolaan sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper), Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumatera Utara.
Pernyataan Sikap yang disampaikan PW KAMMI Sumut.Mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara memeriksa seluruh Anggota DPRD Sumatra Utara. Meminta Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara memastikan proses pemeriksaan dilakukan secara profesional, independen, objektif, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, pinta Ketua PW KAMMI Sumut Irham Sadani Rambe,S.H yang diikuti Sekretatis Umum Muhammad Haryono,S.H.
Selain Anggaran yang disoroti mereka yaitu Proses Pemilihan Calon Anggota Komisi Penyiaran Infonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Utara priode 2026-2029 yang ditujukan kepada M.Yusron Komisioner yang terpilih.
Dalam Tuntutan yang disampaikan mereka meminta kehadiran Ketua Komisi A Usman Zakpar untuk menemui mereka terkait pemilihan KPID Sumut, karena tidak ada yang hadir Anggota DPRD Sumut emosional mereka memuncak lalu membakar ban bekas, pengamanan pihak kepolisian tetap terjaga kondusif.
Kepala Humas DPRD Provinsi Sumatera Utara Muhammad Sofyan Tanjung yang bersedia menyahuti tuntutan mereka, mengatakan. " Segala tuntutan yang disampaikan ke DPRD Sumut akan saya sampaikan, berhubung Anggota DPRD tidak ada sedang melaksanakan Reses mulai 21 sampai 30 September 2026 selama sepuluh hari, ujar Sofyan.
Jawaban yang diutarakan Sofyan mereka kurang terima Ketua Umum PW KAMMI Irham Sadani bersama Sekretarisnya Muhammad Haryono mengharapkan kehadiran Ketua Komisi A. DPRD Sumut Usman Zakfar karena Dapilnya di Kota Medan, ungkap Irham.
Irham Sadani mengatakan, sebagai Kepala Humas memohon meninggalkan mereka dan lalu Sofyan meninggalkan massa KAMMI.(BR)




0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.