SPPG Bandar Durian Serap 1,5 Ton Semangka Petani di Desa Simonis

 



Labura, SHR ".Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bandar Durian 02 bersama jejaring SPPG di Kecamatan Aek Natas membuktikan komitmennya dalam mendukung petani lokal. Sebanyak 1,5 ton lebih semangka segar diborong langsung dari lokasi perkebunan warga di Desa Simonis, Selasa (11/8/2026).



Langkah ini merupakan wujud nyata instruksi Badan Gizi Nasional (BGN) agar program pemenuhan gizi dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat bawah.


Kepala SPPG Bandar Durian 02, Dicky Sukma Salam Simatupang, menyampaikan bahwa penyerapan ini memberikan kepastian pasar yang sangat dibutuhkan petani.


"Kami tidak sekadar mengejar target pemenuhan gizi program, tetapi ingin memastikan bahwa kehadiran SPPG dirasakan langsung manfaat ekonominya oleh masyarakat tani lokal lewat harga yang layak," ujar Dicky.


Dukungan penuh dan komitmen jangka panjang juga disampaikan langsung oleh Bendahara Yayasan Nusa Bakti Labura, Joang Alfiansyah Munthe. Pihaknya menegaskan pentingnya keberlanjutan kemitraan ini agar berdampak luas bagi kesejahteraan warga.


"Kami dari pihak yayasan memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas kolaborasi strategis ini. Keberadaan SPPG tidak boleh hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak sekolah dan masyarakat penerima manfaat semata, tetapi harus mampu menjadi pilar utama yang menggerakkan roda ekonomi warga sekitar.


Oleh karena itu, Yayasan Nusa Bakti Labura berkomitmen penuh untuk terus memfasilitasi, mendampingi, serta mengawal pola kemitraan berkelanjutan ini bersama para petani lokal. Kami ingin memastikan bahwa hasil jerih payah petani memiliki pasar yang pasti, terintegrasi, dan dihargai secara adil, sehingga dampak positif dari program gizi nasional ini benar-benar dirasakan secara nyata dan berkesinambungan di seluruh wilayah Labura, papar Joang Alfiansyah Munthe.


Dari sisi mutu, Koordinator Wilayah (Korwil), Sartika Khairani Siregar, memastikan seluruh komoditas yang diserap telah melalui proses sortir ketat demi menjamin kesegaran gizi anak sekolah, ibu hamil, serta ibu menyusui.


Sementara itu, Kepala Regional (Kareg) BGN Sumatera Utara, T. Agung Kurniawan, turut mengapresiasi langkah cepat ini sebagai bentuk nyata  program gizi nasional bahwa ekonomi rakyat ikut tumbuh seiring berjalannya program.


Langkah SPPG di Kecamatan Aek Natas menjadi angin segar bagi petani di Labura untuk membudidayakan berbagai jenis tanaman dalam satu wilayah, bukan hanya fokus pada satu jenis tanaman saja  yang selama ini didominasi sektor kelapa sawit. (Ewin)

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.