Sibolga// SHR ///Aktivis Sumatera Utara Jaya Simanjuntak minta kepada Kapolda dan kepala kejaksaan tinggi Sumut segera periksa kadis Kominfo kota Sibolga yang mana pada proyek belanja internet dedicated 400 Mbps Dinas Kominfo Kota Sibolga bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 dan 2026 pagu Rp2.040.000.000,diduga sarat korupsi dan kolusi.
Aktivis Sumut jaya simanjuntak ini mendesak Kejati Sumut atau Polda Sumut segera dapat melakukan penyelidikan, dugaan adanya kerugian negara jangan sampai dibiarkan."Ujar Jaya Simanjuntak
“Kita Tahu Korupsi itu merupakan kejahatan luar biasa, harus segera diungkap. Kalau memang tidak melakukan, jangan takut, terangkan sama media, sama wartawan yang menanyakan hal tersebut, jangan ngomong transparansi tapi kelakuan beda?”Ucap Jaya Simanjuntak
Lanjut jaya simanjuntak “Bila perlu saya yang akan segera melaporkan secara resmi ke institusi hukum,” tegas Jaya Simanjuntak selalu disebut Bung Jaya yang menambahkan, dalam hal ini, Kepala Dinas paling bertanggung jawab.
Pada Pandangan Bung Jaya bahwa internet dedicated 400 Mbps pagu Rp 2 M diduga di mark up dimana dari penilaiannya bahwa paket internet dedicated 400 Mbps untuk wilayah perkantoran di indonesia diketahui berkisar antara Rp9.000.000 hingga Rp 23.400.000.per bulan harga tersebut belum termasuk PPN 11 persen biaya instalasi dan perangkat.
Jadi menurut Bung Jaya ini sudah terdapat dugaan pengelembungan harga satuan sewa bandwith atau internet dedicated yang ditagih oleh penyedia kepada instansi jauh lebih mahal dibandingkan harga pasaran untuk kapasitas yang sama.
Lanjut Bung Jaya disini juga terdapat diduga spesifikasi tidak sesuai ( downgrade ) pembayaran dilakukan untuk layanan internet dedicated 400 Mbps yang biasa dijamin service level agreetment 1:1 namun pada prakteknya penyedia hanya memberikan layanan shared atau up to dengan kecepatan yang jauh lebih rendah"Ungkap Bung Jaya.(Tim)

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.