Keluarga Korban Dugaan Pembunuhan K Samosir Samperi Mapolsek Kualuh Hulu






Labura SHR

Keluarga korban dugaan pembunuhan K Samosir samperi Mapolsek Kualuh Hulu,kedatangan puluhan keluarga almarhum ke mapolsek Kualuh hulu adalah untuk mempertanyakan bagaimana perkembangan penyelidikan dan penyidikan terkait meninggalnya K Samosir (Kepsek SD Neg 112263 Patok Besi.


Karena Belum terungkap nya Pelaku korban Dugaan  kasus Pembunuhan Kepsek SD N. 112263 Patok Besi  bernama K. Samosir, S.Pd,. (59) Warga Desa Simangalam Kecamatan Kualuh Selatan.


AKP Sahrial Sirait, SH,. MH,.  Kapolsek Kualuh Hulu Menerima Kedatangan Keluarga Korban K. Samosir  dugaan pembunuhan yang terjadi  pada 17 Oktober 2019 yang mana semula korban dinyatakan telah hilang.  Setelah dilakukan pencarian oleh pihak  keluarga korban yang dibantu oleh masyarakat setempat.   Pada 18 Oktober 2019 Tubuh Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan tergantung dipohon dipinggir Sei Kualuh.


Pertemuan itu digelar pada hari Kamis pukul 10.10 wib  (2/1/2020) di Aula Mapolsek Kualuh Hulu.


Pada pertemuan hadir dari pihak keluarga korban  Esra Br. Napitupulu Isteri Korban, Ibu Kandung ,Adikkandung dan Juga Para Ipar dan Keponakan Korban.


Pada temu itu AKP Sahrial mengatakan,  "Pertemuan ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor : STPL/188/X/ 2019 Polsek Kualuh Hulu pada 18 Oktober 2019. Sebelumnya sudah ada utusan korban menanyakan perkembangan laporan polisi dugaan pembunuhan tersebut.  Pada saat itu kepolisian sudah memberikan SP2HP sesuai dengan Nomor: SP2 HP Nomor : B/61/X/2019/Reskrim pada 21 Oktober 2019 lalu". Ungkapnya.


Kapolsek itu juga mengungkapkan bahwa, " Dalam perkara ini sudah ada 8  (delapan) orang saksi yang diminta keterangan nya namun belum dapat mengarahterhadap tersangka paparnya kepada keluarga korban yang berhadir.


Kepada wartawan AKP Sahrial Sirait  juga membenarkan bahwa pihak keluarga korban datang kepolsek mempertanyakan perkembangan Laporan dugaan pembunuhan An. K. Samosir. "Benar ada keluarga korban datang kemari mempertanyakan perkembangan hasil laporan pengaduan terkait peristiwa dugaan pembunuhan Kepsek Patok Besi itu. Adapun TSK dalam perkara ini masih dalam lidik". Uacap Sahrial.


Ditambahkannya, "Saat ini pihak kepolisian sudah memberikan SP2HP kepada Keluarga Korban yang diterima oleh Esra Br. Napitupulu yang merupakan isteri dari Korban. Kita akan berupaya secepatnya mengungkap hal ini dan siapapun pelakunya akan saya tindak. Sedangkan pelanggar peraturan saja kita tindak, apa lagi Kasus pembunuhan, saya tidak main-main dengan kasus pembunuhan,"tegasnya.


Walberson Samosir,  47 tahun Adik Kandung Korban mewakili keluarga korban lainya dipersilakan Kapolsek  untuk menyampaikan apa yang hendak disampaikannya kepada pihak polsek terkait peristiwa dugaan pembunuhan atas nama K. Samosir tersebut.


Setelah dipersilakan kapolsek Walberson menguraikan tentang apa-apa yang mereka inginkan," yakni bagaiamana supaya secepatnya Pelaku dugaan pembunuhan terhadapat Abang kandungnya segera terungkap dan ditindak oleh pihak kepolisian".


Hal yang senada Esra Br. Napitupulu Isteri Korban sangat berharap kasus ini segara dapat terungkap siapa pelakunya. "Saya berharap kasus ini cepat diungkap oleh polisi kata Esra".


Ketika ditanyakan media," apakah Korban pernah ribut dengan orang sekitar,?" Esra menjawab", setau saya tidak pernah ito Suami saya ada ribut dengan orang makanya saya heran kok terjadi seperti ini," Ucap Istri korban. (Facundus Tamba)
Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar