Warga Belawan Erwin : Pelindo I Tak Perduli Banjir Yang Melanda Kota Belawan

Warga Belawan Erwin : Pelindo I Tak Perduli Banjir Yang Melanda Kota Belawan.

BELAWAN,  Jalan Raya Pelabuhan Belawan  persis di depan gedung elite bakal Kantor Pelindo I (Persero) sudah menjadi langganan  banjir dan air tidak kunjung surut akibat guyuran air hujan satu malam suntuk  dibeberapa minggu terakhir ini,  namun tampaknya tak ada respon dari PT Pelindo.

Kalangan pengguna jalan raya Pelabuhan  kota Belawan hingga kini, mengaku kesal. Pasalnya, genangan air hujan menghambat arus lalu lintas akibat sistem drainase di jalan tersebut.

Warga sekitar menilai, genangan air hujan di jalan Raya Pelabuhan II Belawan persisnya didepan kantor Bank Mandiri dan kantor Pelindo 1 yang baru dibangun tersebut akibat sistem drainase tak beres alias tumpat tak kunjung diatasi pihak pihak Pelindo 1 khususnya.

"Kami warga Belawan berharap Pemerintah maupun pihak Pelindo 1 segera tanggap memperbaiki saluran drainase yang tumpat agar aliran air berjalan lancar, kalau genangan air dibiarkan tergenang maka infrastruktur jalan aspal juga nantinya cepat rusak, padahal jalan raya Pelabuhan  Belawan ini merupakan jalan inti di kota Belawan,  apakah begini sebagai ikon kota International Pelabuhan" kata Erwin warga Belawan.

Kondisi ini menimbulkan keresahan bagi masyarakat pengguna jalan. Apalagi air yang mengenagi jalan itu sangat kotor dan beraroma tidak sedap, sungguh menggagu aktivitas masyarakat. Ungkapnya lagi

"Jalan dan lingkungan rumah warga sering digenangi dan dibanjiri air jika tiba musim air pasang dari laut. Tegasnya lagi.

Senada dengan Erwin Tokoh Pemuda sekaligus juga Calon Legislatif dari Partai Gerindra M Padli, Jumat(7/9/2018) menuturkan dan menegaskan lagi ketika kongkow pada awak media diseputaran kota Belawan, salah satu penyebabnya drainase yang mengaliri air hingga kelaut kondisinya sangat buruk dan banyak yang tersumbat. Semestinya Pemko Medan segera mengatasi banjir ini dengan memperbaiki drainase yang buruk tersebut dan mungkin saat pengerjaannya asal jadi saja." Ujarnya


Kondisi itu diperburuk dengan adanya penimbunan paret oleh pelaku pembangunan dan sangat jelas terlihat dekat perilaku pemilik bangunan gedung kembar milik Pelindo 1 air sering tergenang sehingga menyulitkan warga untuk melintas.

Dikatakan Caleg DPRD Medan Dapil II dari Partai Gerindra, sudah seharusnya Pelindo I membangunan secara permanen tanggul keliling dengan menggunakan tekhnologi canggih sehingga tidak lagi banjir.

"Ini menurutnya, dampak dari sistem drainase yang sudah banyak tertutup, disebabkan maraknya aksi penimbunan lahan serta pembangunan gedung maupun gudang-gudang menyebabkan kurangnya daerah resapan air. Jangan biarkan Kota Belawan yang dikenal dengan sebutan Kota Pelabuhan ini menjadi kota terkumuh nantinya."ujar Padli.

Terpisah, Camat Belawan Ahmad SP yang dikonfirmasi terkait banjir terjadi  di Jalan Raya Pelabuhan II Belawan mengataka, bahwa Jalan Raya tersebut sudah direncanakan akan dibangun dengan menambah ketebalan jalan menjadi nantinya 60 Cm oleh pihak PT.Pelindo , sebab, jalan itu sudah menjadi kewenangan pihak Pelindo 1 dan bukan Pemko Medan.


"Saya pun baru tahu kalau Jalan Raya Pelabuhan II itu bukan kewenangan Pemko Medan melainkan akan dibenahi pihak Pelindo 1 nantinya." jelas Camat Belawan beberapa waktu lalu. (Ariel)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276