PT TPI dan Driver Berbasis Online Disarankan Berdamai

Medan,SHR -DPRD Sumatera Utara menggelar rapat dengar pendapat dengan perwakilan Driver Berbasis Online Sumatera Utara, PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) dan Organda Sumatera Utara. Rapat dengar pendapat di pimpin Wakil Ketua Komisi C, DPRD Sumatera Utara Zeira Salim Ritonga. Turut mendampingi Sekretaris Komisi C, H Hanafiah Harahap. Anggota DPRD Sumatera Utara yang hadir di rapat itu, Brilian Moktar, Sarma Hutajulu, Ahmadan Harahap dan H Muchrid Nasution.

Di rapat itu Ketua Dewan Penasehat Driver Berbasis Online Sumatera Utara Joko Pitoyo mengungkapkan pihaknya datang ke PT TPI mengikuti semua aturan.”Menyetor deposit, dijanjikan order prioritas dan melakukan penandatangan perjanjian secara masif. Dalam perjanjian kami diberikan salinan perjanjian. Sampai saat ini kami belum menerima salinan perjanjian itu.Dijanjikan order prioritas, diberikan awal saja selanjutnya dicabut,”ungkap Joko.
Selanjutnya Joko mengungkapkan lagi, perjanjian itu tidak ada peluang bagi Driver Berbasis Online. “Kewajiban rental fee Rp 1.215.000 hingga Rp 1.250.000 perminggu.Jika tidak sanggup, kembalikan unit atau penarikan paksa terhadap unit mobil,”beber Joko.

Kepala Operasional PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) Halim Wijaya menjelaskan PT TPI merupakan perusahaan rental roda empat.”Menyewakan mobil kepada captain (driver) sebesar Rp 1.215.000 hingga Rp 1.250.000 per minggu.Tidak benar kami melakukan penipuan.Program kami rental kepemilikan selama lima tahun,”tegas Halim. Selanjutnya Halim menjelaskan PT TPI tidak pernah memaksa. “Tidak benar kami menakut-nakuti dan intimidasi,”tegasnya lagi.

Sekretaris Komisi C, H Hanafiah Harahap mengatakan agar PT TPI tidak gegabah menyampaikan informasi.”Jika sewa, sewa. Jika sewabeli, buat perjanjiannya,”himbau Hanafiah. Kita, tegas anggota DPRD Sumatera Utara Soetrisno Pangaribuan, butuh kejujuran PT TPI.
Anggota DPRD Sumatera Utara Anhar Monel menyarankan agar PT TPI dengan para Driver Berbasis Online Sumatera Utara berdamai.”Perlu kita buat ketegasan untuk menyelesaikan persoalan.Duduk bersama, saling menghargai dan menghormati. Kedua belah pihak diharapkan berdamai,”saran Anhar Monel...( Fajar )

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.