Heboh Angin Puting Beliung, Gedung Elite PT Pelindo I Belawan Disoal


BELAWAN Hujan yang mirip badai, Potensi hujan Sedang dan Hujan Lebat yang tak beraturan disertai Angin Kencang alias angin Puting beliung beberapa waktu lalu, banyak menimpa warga hingga atap rumah warga, papan iklan depan ruko berterbangan di kawasan Medan Marelan dan sekitarnya,

Terkait akan hal ini, membuat sejumlah tokoh masyarakat Medan Utara resah dengan gedung tinggi baru milik PT Pelabuhan Indonesia(Pelindo) I yang berada di wilayah jantung kota Kecamatan Medan Belawan. 

Pasalnya bangunan mega proyek bertabur bintang tersebut selain diduga syarat dengan korupsi, juga ditaksir dan berujung runtuh bila terjadi proyeksi angin Puting beliung seperti melanda kawasan Marelan kemarin lalu.

Menurut halusinasidan fatamorgana Syarial Damanik mengatakan tak ada identitas konsultan yang tertera untuk bertanggung jawab atas bangunan yang ditaksir triliunan rupiah tersebut. "siapa yang bertanggung jawab atas bangunan itu kita ga tau, siapa konsultannya, kalau_kalau tumbang, rubuh dibantai angin Puting beliung yag merugikan warga Belawan, habis itu menimpa Rumah_rumah warga" ujar Manik.

Sampai sekarang masalah kecelakaan kerja yang tewas belum ada Kejelasannya, kabarnya banyak memakan korban itu, Selain insperatuktur juga banyaknya pengangguran di belawan ternyata bukan jadi pekerjaan rumah dari pejabat pelindo,

visi saya harusnya pemuda Belawan yang belum bekerja, ada lowongan untuk bekerja di PT Pelindo cabang Belawan namun para pemuda tidak pernah marah cuma biasa saja cuma jadi penonton yang budiman saja, ini apa juga kalau di sebutkan keadilan juga belum pas kasihan nasib pemuda di kota belawan hasilnya di keruk ke pusat namun pemuda setempat cuma bisa gigit jari aja di mana letaknya keadilan tersebut, imbuhnya Jangankan untuk.menjadi pegawai PT Pelindo, kerja serabutan aja gak kesampaian kejam. kan ini fakta kawan kawan. Tegasnya lagi

Sedangkan anggota DPRD Kota Medan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional(PAN) Bahrumsyah, memprotes pembayaran badan jalan didepan bangunan kantor baru Pelindo hingga mempersempit ruang gerak pengguna jalan,  "terbukti jalur drainase dan plang rambu DisHub berada didalam pagar" komentar Ketua Fraksi PAN DPRD Medan.

LSM Cifor Alex juga membenarkan tak adanya keterbukaan infrastruktur dari bangunan megah dan elit itu.
"kita mau tanya singkat saja, kenapa sampai hari ini juga belum Selesai" katanya dengan singkat. (Ariel)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276