Sergai,(SHR) Kereta Api Sribillah Utama hantam Kijang Innova di perlintasan rusak, satu korban luka ringan di Sergai. Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini terjadi pada Senin, 02 Maret 2026, sekira pukul 16.49 WIB, di perlintasan kereta api berplang yang dilaporkan dalam kondisi rusak, tepatnya di Jalan umum Desa Sei Buluh, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Provinsi Sumut.
Tabrakan melibatkan 1 (satu) unit mobil penumpang Toyota Kijang Innova BK 1263 XAG dengan 1 (satu) unit Kereta Api penumpang Sribillah Utama U54. Insiden ini sontak menjadi perhatian warga sekitar karena terjadi di perlintasan yang hanya dilengkapi plang dan disebut dalam keadaan tidak berfungsi optimal.
Mobil Toyota Kijang Innova BK 1263 XAG dikemudikan oleh Riana Sihombing (57), PNS, warga Dusun VI Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai. Ia mengalami luka robek di kepala, dada terasa sakit, serta sempat tidak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan di RSU Sultan Sulaiman Sei Rampah.
Sementara itu, kereta api Sribillah Utama U54 dikemudikan Masinis Mhd Septiendi Anggriawan, dibantu Asisten Masinis Boyke Opit Chandra, keduanya berdomisili di Perumahan Kereta Api Kota Medan, Sumut. Tidak ada korban dari pihak kereta api, namun bagian lokomotif dilaporkan mengalami kerusakan material.
Berdasarkan kronologis di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil yang datang dari arah jalan besar Desa Sei Buluh menuju Desa Lubuk Bayas diduga kurang konsentrasi dan tidak memperhatikan kereta api yang melaju dari arah Medan menuju Rantau Prapat. Benturan terjadi antara bagian depan kiri mobil dengan bagian depan kanan lokomotif kereta api.
Akibat kerasnya benturan, mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bodi kiri dan kanan yang peot, kaca depan serta kaca samping pecah, bemper depan ringsek, hingga kap atas penyok. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp20.000.000 (dua puluh juta rupiah). Tidak terdapat korban meninggal dunia (MD) maupun luka berat (LB), sementara korban luka ringan (LR) tercatat 1 (satu) orang.
Mobil yang mengalami kerusakan telah diamankan di Kantor Unit Gakkum Pos Lantas Sei Sinenggi. Sedangkan kereta api Sribillah Utama U54 tetap melanjutkan perjalanan menuju Rantau Prapat setelah penanganan awal di lokasi.
Kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan cerah, dengan jalan aspal hotmix selebar kurang lebih 4 meter, permukaan rata dan lurus. Arus lalu lintas dalam keadaan sepi dan lancar. Di lokasi terdapat rambu perlintasan kereta api serta tulisan peringatan “Berhenti, tengok kanan dan kiri sebelum melintas rel”. Namun, kondisi plang yang rusak menjadi sorotan tersendiri dalam peristiwa ini.
Penanganan di lokasi dilakukan oleh petugas piket Sat Lantas Polres Sergai, yakni AIPTU Sadar Barus; AIPTU Ba Munthe, S.H; serta AIPDA Leo Sihite, S.H. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut guna memastikan faktor penyebab utama kecelakaan dan mengevaluasi kelayakan fasilitas keselamatan di perlintasan tersebut.
(Ceria)

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.