Pratikno dan Kasum TNI Cek Jembatan Rusak, Presiden Instruksikan Pemulihan Cepat Tapteng

Pratikno bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu

TAPANULI TENGAH /// Swara Hati Rakyat – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memperkuat kolaborasi dalam penanganan pascabencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Pratikno bersama Richard Taruli Horja Tampubolon selaku Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, didampingi Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi, meninjau langsung kondisi lapangan pada Jumat (13/2/2026).

Lokasi yang ditinjau yakni Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Kunjungan ini merupakan respons atas hujan deras yang kembali mengguyur wilayah tersebut pada 11 Februari 2026 dan memicu persoalan baru pascanormalisasi sungai.

Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa sedimentasi yang sebelumnya telah dibersihkan kembali menutup alur sungai akibat intensitas hujan tinggi. Kondisi ini mengharuskan penanganan lanjutan oleh TNI/Polri bersama pemerintah daerah.

“Kita melihat sungai yang sudah dinormalisasi kembali tertutup sedimen karena hujan deras. Ini menjadi perhatian kita bersama untuk segera ditangani,” ujar Pratikno di lokasi peninjauan.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan agar kehidupan masyarakat terdampak segera dipulihkan. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, serta seluruh jajaran TNI/Polri disebut terus bekerja keras mempercepat pemulihan infrastruktur dan permukiman warga.

Menurut Pratikno, jembatan yang sebelumnya dibangun TNI kembali mengalami kerusakan akibat hantaman arus air, sementara sejumlah rumah warga yang telah dibersihkan kembali tergenang.

Presiden juga telah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tiga provinsi, yakni Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Selain itu, diterbitkan Instruksi Presiden (Inpres) guna mempermudah proses rehabilitasi, termasuk pemberian dana stimulan bagi rumah rusak ringan.

“Kita kerahkan seluruh kekuatan nasional bersama daerah untuk mempercepat pemulihan, terlebih menjelang Ramadhan. Krisis air bersih juga menjadi perhatian serius,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu berharap dukungan Pemerintah Pusat untuk pembangunan tanggul permanen guna mencegah luapan air kembali terjadi.

“Kalau hanya dibangun darurat, tanggulnya mudah tersapu. Kami berharap ada pembangunan tanggul permanen agar masyarakat tidak terus-menerus terdampak,” tegas Masinton.

Usai meninjau Jembatan Gantung Perintis Garuda, rombongan melanjutkan kunjungan ke SMA Swasta Santu Fransiskus Pandan di Jalan Prof. Mr. Dr. M. Hazairin, Aek Tolang, Kecamatan Pandan, yang juga terdampak banjir. Kedatangan rombongan disambut para guru dan siswa.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum, Wakil Anggota DPRD Tapteng, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Tengah.( Bahren Rambe )

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.