Medan,(SHR) Anggota DPRD Sumut Hasyim, Menghadiri Konsulat Jenderal Tiongkok, Spring Festival Reception atau perayaan musim semi 2026 di Medan, Kamis (5/2) malam sebagai rangkaian penyambutan Imlek 2577.
Turut Hadir berbagai tokoh masyarakat dan pemerintahan di Sumatera Utara, Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI )Pusat Indra Wahidin, Ketua Harian perhimpunan MITSU Juswan Tjoe; Anggota DPRD Sumut Hasyim, Ketua Walubi Sumut Brilian Moktar, para akademisi dan tokoh agama.
Dalam perayaan tersebut, Konsul Jenderal Tiongkok di Medan Huang Abe mengatakan, perayaan Imlek 2577 bertemakan tahun kuda yang dalam budaya Tiongkok melambangkan kebebasan dan vitalitas, serta semangat berjuang dan pantang mundur.
Karena itu, di tahun baru ini, pihaknya mendoakan semua pihak dapat memiliki semangat seperti naga dan kuda, serta mendapatkan kesuksesan dalam segala hal.
Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan Indonesia dan Tiongkok sedang memasuki fase terbaik dalam sejarah, baik secara politik, ekonomi dan perdagangan, mau pun pendidikan dan kebudayaan.
Kedua penumpukan negara juga sepakat untuk menjalin kerja sama di bidang yang baru seperti ekonomi digital, energi hijau, dan ekonomi biru semakin mendalam.
“Menjelang Tahun Baru Kuda, saya berharap hubungan antara Tiongkok dan Indonesia berkembang lebih pesat dan mencapai tingkatan baru di tahun yang baru mendatang,” katanya.
Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI )Pusat Indra Wahidin mengatakan, hubungan Indonesia dan Tiongkok saat ini sedang kondisi terbaik.
Hal itu dapat dilihat banyaknya kerja sama yang dijalin antara Indonesia dan Tiongkok seperi pertukaran budaya, kerja sama pendidikan dan kunjungan studi banding.
Pihaknya berharap kerja sama yang baik itu terus terjalin, termasuk semakin banyaknya wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Sumatera.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Sumut Ade Sofianita mengatakan, Sumut merupakan rumah bagi banyak suku, agama dan golongan, termasuk etnis Tionghoa.
Dalam perjalanan sejarah, kehadiran masyarakat Tionghoa juga memberikan warna tersendiri dalam perkembangan budaya di Sumut .
Kondisi itu semakin semarak dengan banyaknya kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok.
Dengan mengedepankan konsep kolaborasi, Sumut membuka peluang bagi investor Tiongkok hilirisasi industri, pengembangan kawasan ekonomi, pertanian modern, pariwisata dan berbagai peluang usaha lainnya.
Perayaan Spring Festival Reception tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan barongsai dan bela diri wushu.(Tim)

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.