TB Ace H Syadzily Resmi Buka Musda Golkar Sumut XI



Medan // SHR /// Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily, resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara, mewakili Ketum Bahlil Lahaladia, di Ballroom Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Kota Medan, Minggu (1/2/2026).

Bersama Plt Ketua DPD Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, unsur DPP lainnya, anggota Fraksi Golkar DPR RI, panitia penyelenggara dan lainnya, Aceh Hasan Syadzily memukul gordang sambilan menandai pembukaan resmi Musda XI tersebut.

Dengan mengucapkan basmallah, Musyawarah Daerah Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara yang ke-11, dengan mengharapkan ridho Allah subhanahu wa ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan resmi kami buka, terima kasih,” ujar Ace Hasan Syadzily.

Di awal sambutannya, Ace Hasan Syadzily menyampaikan salam Ketum Bahlil Lahaladia yang tidak bisa hadir membuka musda. Hal itu dikarenakan Ketum DPP sedang menunaikan tugas negara di daerah lain.

Gubernur Lemhanas itu mengapresiasi Plt Ketum Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tandjung, yang dalam masa singkat kepemimpinannya, mengantarkan Musda XI Golkar Sumut hingga terlaksana 31 Januari-2 Februari 2026.

Lebih lanjut ia mengatakan dinamika di dalam tubuh Partai Golkar adalah sesuatu yang biasa terjadi. Namun jika sudah menjadi kebijakan, maka semua kader wajib mengamankan dan melaksanakannya.

Saya kira itu prinsip dasar yang harus dimiliki oleh kader-kader Partai Golkar. Kita bisa berdebat, kita bisa berpandangan yang berbeda karena Partai Golkar mengedepankan prinsip berorganisasi sesuai dengan AD/RT,” sebutnya.

Ace Hasan Syadzily pun yakin Musda XI Golkar Sumut menjadikan AD/ART partai sebagai pedoman dasar. “Itulah sesuatu yang perlu kita jaga bersama. Kita harus pelihara Partai Golkar ini sebagai partai yang terbuka partai yang inklusif, partai yang berdinamika,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ace Hasan Syadzily meyakini seluruh peserta Musda XI Golkar Sumut adalah para politisi yang dewasa, yang mengedepankan prinsip berorganisasi dengan baik, karena itu dinamika sesuatu yang biasa terjadi.


Ia mengajak peserta menjadikan musda tersebut sebagai musda yang berlangsung baik, lancar, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip yang demokratis.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari beberapa pihak, termasuk SC telah menetapkan dua orang calon, yang satu memenuhi persyaratan. Karena itu saya kira penting sekali untuk kita pastikan agar musda ini akan melahirkan sesuatu yang sangat positif bagi kemajuan Partai Golkar di Sumatera Utara,” ujarnya.

Sayangnya Ace Hasan Syadzily tidak mengungkap siapa calon yang memenuhi syarat. Namun sebagaimana diketahui, ada dua calon yang mendaftar menjadi Calon Ketua DPD Golkar Sumut. Keduanya adalah Andar Amin Harahap (Ketua DPD Golkar Padang Lawas Utara) dan Hendri Yanto Sitorus (Ketua DPD Golkar Labuhan Utara).

Dalam konteks satu yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana yang disampaikan Ace Hasan Syadzily, kemungkinan besar calon tersebut merujuk kepada Andar Amin Harahap.

Sebab pada pengembalian formulir pendaftaran, Andar Amin Harahap menyerahkan kepada Panitia SC Musda jumlah syarat dukungan dari 30 DPD Golkar Kabupaten/Kota atau melebihi syarat minimal 12% dari total 39 pemilik suara. Bahkan pada Sabtu (31/1/2026), sebanyak 31 Ketua DPD Golkar Kabupaten/Kota, kembali menegaskan kesetiaan mendukung dan memenangkan Andar Amin.

Sedangkan Hendri Yanto Sitorus pada saat pengembalian formulir, tidak mengungkap berapa jumlah dukungan yang diserahkan. Diketahui jumlah dukungan yang pasti hanya dari 2 DPD, yakni DPD Golkar Labuhanbatu Utara dan DPD Golkar Tanjungbalai.

Sejauh ini belum diumumkan nama-nama calon Ketua DPD Golkar Sumut yang lolos verifikasi. Penetapan calon ketua, baru akan diumumkan pada saat Musda memasuki agenda pemilihan ketua. ( BR/Zainal )

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.