Siantar // SHR /// Badan Balai Besar POM di Medan pada hari Kamis 11 Desember 2025 melakukan penggerebekan di sebuah apotik milik DS di jalan rakuta sembiring kota pematang siantar yang diduga menjual formalin di wilayah Pematangsiantar kepada penjual mie
Dalam penggerebekan tersebut, petugas BPOM mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 10 kotak berisikan cairan formalin siap edar yang diduga diedarkan ke pabrik mie yang berada di kota pematang siantar dimana apotik tersebut buka tanpa ada tindakan dari balai pom medan.
HW Pengecer bahan formalin yang memasuki formalin tersebut ke apotik yang berada di jalan rakuta sembiring tersebut membenarkan bahan formalin milik saya dan saya tidak mengetahui bahwa formalin tersebut diperjual belikan ke pabrik mie yang berada di kota siantar dan formalin juga saya beli dari distributor besarnya dan saya juga sudah diperiksa oleh penyidik balai pom medan untuk dimintai keterangan berkas struk/bon kwitansi pembelian dari distributor besar di komplek mmtc tersebut sudah saya beri ke penyidik Ucap HW kepada awak media ( 29/01/2026 )
Lanjut HW juga mengatakan bahwa sepengetahuan saya bahwa formalin tersebut di pakai untuk pembersih kandang ayam dan untuk orang medis ( mayat) saja makanya saya memberi formailin dimana saya dengan pihak apotik sudah berjalan satu tahun lamanya mereka berlangganan dengan saya ujar HW
Saat media ini meminta tanggapan warga jln raguta sembiring warga tersebut merasa bingun sejak terjadi pengerebekan Badan balai pom medan di apotik milik DS tersebut sampai sekarang masih tetap buka Apotik tersebut walaupun mereka tidak menjual formalin lagi,mana ketegasan Balai pom ambil donk tindakan buat mereka"Ungkap warga yang tidak mau disebut namanya
Deni purba salah satu penyidik balai pom medan mengatakan bahwa balai pom medan menyita 10 kotak formalin siap edar di Apotik milik DS jalan raguta sembiring siantar dan barang bukti tersebut masih kami simpan di balai pom medan untuk bahan penyelidikan kami dan untuk utang piutang apotik tersebut kepada pihak pengecer ke pak HW biarlah pak HW menagihnya langsung ke pihak apotik milik DS"Tandas Deni Purba via hp selular.
Saat Awak media konfirmasi kepada tim penyidik balai pom Medan Aulia melalui telpon selular tidak angkat dan chat wa mengatakan bapak datang aja kekantor,serta awak media konfirmasi penyidik ke dua ULI Manurung yang mengatakan saya tidak mengetahuinya saat penggerebekan saya tidak ikut ke Siantar"Ungkap ULI Manurung via selular ( 05/2/2026 ) ( IDA )

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.