![]() |
| Dusun II Sialang Rimbun menerima piala Juara Umum MTQ ke-17 Tingkat Desa Muara Basung. |
Pinggir // Swara Hati Rakyat // Setelah berlangsung selama tiga hari penuh dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-17 Tingkat Desa Muara Basung resmi ditutup di Astaka Utama, Gedung Serbaguna Hj. Nuryah Binti Penghulu Sontel Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Selasa (23/12/2025) malam.
Pelaksanaan MTQ ke-17 ini digelar sejak 21 Desember, hingga 23 Desember 2025 dan menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, khususnya di kalangan generasi muda Desa Muara Basung.
Rangkaian penutupan MTQ ini berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, serta ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan malam penutupan sekaligus mendengarkan tausiah dari Ustadz Kondang asal Kota Medan, Sumatera Utara, yakni Prof. Dr. H. Muhammad Syukri Albani Nasution, M.A.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Muara Basung Akhyar Mukmin, S.IP., M.IP., menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat, panitia, tokoh agama, tokoh adat, serta unsur keamanan yang telah berperan aktif menyukseskan MTQ ke-17 Tingkat Desa Muara Basung ini.

"Kami menilai kolaborasi antara pemerintah desa, panitia, tokoh masyarakat, dan unsur keamanan menjadi contoh sinergi yang positif dan patut diteladani oleh desa-desa lain, khususnya di Kecamatan Pinggir," ujar Kades Akhyar.
Dikatakannya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kepemimpinan, pelayanan masyarakat, dan keadilan sosial. Keberhasilan MTQ tidak hanya diukur dari prestasi, tetapi sejauh mana nilai Al-Qur’an tertanam di hati dan perilaku masyarakat.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk mematuhi surat edaran Bupati Bengkalis terkait peringatan Tahun Baru dengan memperbanyak zikir dan doa, sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas berbagai musibah yang terjadi," tuturnya.

Sementara itu, Camat Pinggir Zama Rico Dakanahay mengapresiasi pelaksanaan MTQ ke-17 Tingkat Desa Muara Basung yang dinilai sukses dan meriah, mulai dari pawai ta’aruf, perlombaan, hingga malam penutupan.
"MTQ di Desa Muara Basung menjadi contoh positif bagi desa dan kelurahan lain di Kecamatan Pinggir, karena mampu menghadirkan semangat keagamaan, kebersamaan, serta dukungan masyarakat meski di tengah keterbatasan anggaran," ungkap Zama Rico Dakanahay.
Tak hanya itu, Camat Pinggir Zama Rico juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta MTQ, baik yang meraih juara maupun yang belum berhasil, agar terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sebagai persiapan menghadapi MTQ di jenjang berikutnya.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten agar mampu menjalankan amanah dengan istiqomah serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," pungkasnya.
Pada ajang MTQ ke-17 ini, Juara Umum berhasil diraih oleh Dusun II Sialang Rimbun dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 240 poin. Prestasi tersebut disambut antusias oleh masyarakat dan peserta, sebagai buah dari pembinaan yang konsisten di bidang keagamaan.
Rangkaian kegiatan penutupan MTQ ke-17 tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat penting, di antaranya Ketua Panitia Pelaksana Sukirno, Ketua LPTQ Desa Muara Basung H. Niti Santoso, Sekretaris Camat Pinggir Susanty, S.Tr.Keb., M.M., Unsur Forkopimcam Pinggir, Kepala UPT Puskesmas Desa Muara Basung.
Kemudian, Ketua MUI Kecamatan Pinggir, Korwilcam Pinggir, Ketua TP-PKK Desa Muara Basung, Bhabinkamtibmas Desa Muara Basung, PJ Kades Sungai Meranti, PJ Kades Pangkalan Libut, Ketua BPD beserta Anggota, Para Orang Tua Peserta Lomba MTQ, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita, Tokoh Masyarakat, dan Tamu Undangan( Hitmar )

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.