Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Minta Pelaku Industri Perumahan Tidak Lagi Manfaatkan Lahan LP2B



Jakarta /swarahatirakyat.com

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan perlunya perubahan paradigma dalam pengadaan lahan oleh sektor properti demi menjaga keberlanjutan ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan paparan dalam Rapat Kerja Nasional Realestat Indonesia (REI) Tahun 2025 yang dihadiri ratusan pelaku industri perumahan pada Kamis (4/12/2025).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menyampaikan bahwa pembangunan perumahan tidak boleh lagi bergantung pada konversi lahan pertanian produktif, terutama yang berstatus Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Menurutnya, upaya menjaga ketersediaan lahan pertanian merupakan agenda strategis pemerintah untuk menjamin produksi pangan jangka panjang.

“Saya imbau, untuk pengadaan tanah perumahan sebisa mungkin jangan membeli sawah, terutama yang telah masuk dalam kawasan LP2B. Lahan pertanian ini harus kita jaga untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjamin,” tegas Menteri Nusron di hadapan peserta Rakernas REI.

Ia juga mengajak para pelaku industri properti untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Caranya adalah dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan non-produktif, kawasan terbangun, serta mendorong konsep pembangunan berbasis tata ruang yang efisien dan ramah lingkungan.

Nusron menambahkan, pemerintah membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan pengembang untuk memastikan ketersediaan lahan yang sesuai regulasi, sambil tetap mendukung pertumbuhan industri perumahan sebagai sektor strategis penopang perekonomian nasional.

Rakernas REI 2025 menjadi momentum bagi pemerintah dan pelaku industri untuk menyatukan visi terkait penyediaan hunian yang layak, terjangkau, dan berdaya saing, tanpa mengorbankan keberlanjutan ekosistem pertanian Indonesia.

*(clara.s)

Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.