Lamongan, (SHR) 26 April 2026, Hari Kartini bukan hanya soal berbusana indah ala perempuan jawa, namun lebih dalam dari itu bagaimana perempuan mampu berdikari baik di dalam berkeluarga maupun di ruang publik.
Semangat Perjuangan Ibu Kita Kartini tidak cukup diperingati dengan seremonial, PDI Perjuangan Lamongan memilih aksi lapangan berbagi bibit tanaman pendamping padi seperti Bibit Cabai, Tomat dan juga terong ke rumah- rumah warga yang bisa di tanam di pekarangan atau halaman rumah sebagai wujud kesiapan para ibu sebagai akar dan tonggak ketahanan pangan keluarga.
Aksi ini difokuskan pada pemberdayaan rumah tangga, untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga mandiri. Bibit yang dibagikan adalah lombok, tomat dan terong yang mudah ditanam dan dirawat di lahan terbatas seperti di pekarangan rumah.
Peran kunci ibu sebagai Penggerak Kemandirian Pangan, Ibu berperan aktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai "lumbung hidup" atau "warung hidup" dengan menanam sayur, bumbu dapur, atau tanaman obat keluarga. Ini membantu menghemat ekonomi keluarga dan menyediakan pangan segar mandiri.
Erna Sujarwati, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan yang juga sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lamongan menyampaikan Kemandirian pangan harus dimulai dari unit terkecil yaitu keluarga, dengan menanam tanaman pendamping padi di pekarangan rumah, perempuan dapat turut andil menjaga stabilitas urusan dapur keluarga di tengah- tengah fluktuasi harga pangan.dengan demikian Perempuan mampu berdaya secara ekonomi dan pangan.(Tim)

0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.