SIDIKALANG –swarahatirakyat///Komitmen Pemerintah Kabupaten Dairi membangun sumber daya manusia berkualitas sejak usia dini kembali diwujudkan. Bukan sekadar membangun gedung sekolah, Pemkab Dairi menjadikan pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi emas Dairi yang cerdas, sehat, berkarakter dan mampu bersaing.
Komitmen tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Selasa (11/8/2026).
Bagi Bupati Dairi Vickner Sinaga, pembangunan pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur. Pendidikan harus menjadi fondasi pembangunan manusia yang dimulai sejak anak berada pada usia paling menentukan dalam pertumbuhan dan pembentukan karakternya.
Karena itu, kehadiran TK Negeri Pembina Sidikalang II dipandang sebagai bagian penting dari visi Pemerintah Kabupaten Dairi dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas manusia.
“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, beriman, berilmu, berakhlak mulia dan berkarakter. Karena itu, penyediaan sarana pendidikan yang aman, nyaman dan layak bagi anak merupakan bagian penting dari pembangunan kita,” ujar Vickner.
Menurutnya, pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan pemerintah pusat.
Pembangunan sekolah tersebut dapat terealisasi setelah tersedia lahan yang dihibahkan oleh keluarga besar keturunan Marga Ujung, yakni Delph Masdiana Ujung dan Pana Akbar Simatupang, kepada Pemerintah Kabupaten Dairi untuk kepentingan pendidikan.
“Pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II di Desa Kalang Simbara merupakan wujud nyata dari permohonan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Salah satu persyaratannya adalah tersedianya lahan yang dihibahkan oleh keluarga besar keturunan Marga Ujung kepada Pemerintah Kabupaten Dairi,” jelasnya.
Vickner menegaskan, pemerintah tidak ingin pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II berhenti pada pembangunan fisik semata. Gedung yang dibangun harus menjadi ruang yang benar-benar mendukung proses belajar, bermain, bersosialisasi dan tumbuh kembang anak.
“Ini bukan hanya tentang mendirikan sebuah gedung. Yang kita bangun adalah tempat untuk menyiapkan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Ia mengatakan, anak-anak usia dini harus memperoleh lingkungan pendidikan yang mampu memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus merangsang perkembangan intelektual, sosial, emosional dan karakter mereka.
Menurut Vickner, investasi pendidikan pada usia dini merupakan investasi yang hasilnya tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi menentukan kualitas sumber daya manusia Dairi dalam jangka panjang.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia pembangunan, satuan pendidikan, P2SP, pemerintah desa, masyarakat hingga seluruh pemangku kepentingan, untuk mengawal pembangunan tersebut secara bersama-sama.
“Semangat gotong royong, komunikasi dan koordinasi dari semua pihak sangat diperlukan. Mari kita pastikan pembangunan ini berjalan dengan baik dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak dan masyarakat,” katanya.
Bupati juga mengingatkan agar fasilitas pendidikan yang nantinya selesai dibangun tidak hanya dirawat secara fisik, tetapi dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II, Sihar Pardede, mengungkapkan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan capaian penting bagi Kabupaten Dairi.
Menurutnya, dari ratusan proposal yang diajukan berbagai daerah di Indonesia, hanya 17 lokasi yang mendapatkan alokasi pembangunan sekolah baru untuk pendidikan anak usia dini dari pemerintah pusat.
“Sekolah TK ini merupakan satu-satunya di Sumatera Utara dari 17 unit sekolah baru di seluruh Indonesia yang dibangun tahun ini,” ujar Sihar.
Fakta tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa Kabupaten Dairi berhasil memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah pusat sekaligus menunjukkan adanya kebutuhan nyata terhadap penguatan sarana pendidikan anak usia dini di daerah.
Pembangunan gedung TK Negeri Pembina Sidikalang II ditargetkan rampung pada tahun 2026 dan direncanakan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran mendatang.
Bagi Pemerintah Kabupaten Dairi, pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan pembangunan daerah tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, ekonomi maupun pelayanan pemerintahan, tetapi juga tentang membangun manusia sejak dari fondasinya.
Pembangunan pendidikan anak usia dini dinilai strategis karena kualitas generasi masa depan sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan yang mereka terima sejak tahun-tahun pertama kehidupan.
Kehadiran sekolah baru ini juga diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, khususnya bagi masyarakat Desa Kalang Simbara dan wilayah sekitarnya.
Vickner berharap pembangunan tersebut diberikan kelancaran hingga selesai dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Semoga seluruh proses pembangunan diberikan kelancaran, keselamatan dan hasil terbaik serta mendapat keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Peletakan batu pertama tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Dairi beserta jajaran, Ketua DPRD Dairi, Sekretaris Daerah Dairi, Kapolres Dairi, Kejari Dairi, Dandim 0206/Dairi, Kepala Dinas Pendidikan, camat, kepala desa, Ketua BPD, tokoh agama, tokoh wanita Delphi masdiana ujung,Tokoh masyarakat Saut ujung,Pana akbar simatupang serta para undangan lainnya.
Dengan dimulainya pembangunan TK Negeri Pembina Sidikalang II, Pemkab Dairi menegaskan satu pesan penting: membangun Dairi tidak cukup hanya dengan membangun daerahnya, tetapi harus dimulai dengan membangun manusianya. Dan pembangunan manusia itu dimulai sejak anak-anak berada pada usia dini.(clara)
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.