APSI Tanjungbalai Beraudensi Ke DPRD



T.BALAI (SHR)
Asosiasi Pedagang Seluruh Indonesia (APSI) Kota Tanjungbalai berdelegasi ke DPRD, mengeluhkan banyaknya pedagang Pasar Bahagia yang kehilangan lapak dagangan berupa meja dan kios, Senin (21/10).

Delegasi APSI diterima Wakil Ketua DPRD, Surya Darma dan anggota dewan (lintas pokja) yakni, Eriston Sialoho, Dahman Sirait, Neni Kosasih, Andi AR dan Nurul Hasnita Marpaung.

Ketua APSI, Tengku Adlin mengatakan, sesuai data pihaknya, paskarenovasi Pasar Bahagia pada 2013 lalu, sebanyak 36 orang pedagang lama kehilangan meja dan 12 orang kehilangan kios.

Sementara itu, sebanyak 38 orang pedang baru mendapat meja dan 16 orang mendapat jatah kios. Ironisnya, dari 300 orang pedagang lama masih banyak yang tidak mendapatkan meja atau kios.

"Kami menduga kios yang hilang milik pedagang lama itu disinyalir diberikan kepada pedang baru atas campur tangan atau titipan oknum keluarga pejabat, serta oknum Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian," ungkap Adlin.

Ia melanjutkan, sewaktu akan dilakukan renovasi Pasar Bahagia 2013 lalu, ada kesepakatan antara pedagang, DPRD serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian bahwa terhadap pedagang lama akan diprioritaskan untuk mendapat meja atau kios.

Akan tetapi, setelah hasil renovasi diresmikan pada 2018, belum ada kejelasan terhadap pedagang lama yang kehilangan lapak berupa meja atau kios.

Masalah lain, niat APSI ingin memanfaatkan ruang yang ada untuk membangun kios dan meja secara swadaya untuk pedagang lama yang kehilangan lapaknya, sejumlah pedagang ikan merasa keberatan.

"Untuk mencegah terjadinya perpecahan dikalangan pedagang, kami minta DPRD mencarikan solusi terbaik dalam mengatasi masalah ini," kata Tengku Adlin.

Wakil Ketua DPRD, Surya Darma mengakui bahwa pihaknya akan turun ke lapangan bersama dinas terkait, dan berharap ada solusi untuk menghindari bentrok sesama pedagang.

Menurut Surya, pada Rabu (23/10) anggota dewan (lintas pokja) akan meninjau langsung Pasar Pahagia dan berinteraksi dengan pedagang yang mengaku keberatan ada bangunan baru maupun pedagang yang kehilangan meja/kios.

"Pada hari itu juga hasil lapangan akan dibahas melalui rapat dengar pendapat dengan Dinas terkait. Kami minta bapak-bapak dari asosasi pedagang juga hadir dalam rapat itu," ujar Surya Darma.(Yunah.R).
Share on Google Plus

About swarahatirakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276

0 komentar:

Posting Komentar