Pelaku 4 Kali Berhasil Mencuri, Ditembak Melakukan Perlawananan


PATUMBAK, (SHR)  – Anton Cristian Simamora (32), warga Jalan Pertahanan, Dusun I, Desa Sigaragara, Kecamatan Patumbak terpaksa mendapat tindakan tegas dari polisi. Spesialis maling yang sudah sangat meresahkan masyarakat ini, nyaris memukuli petuas ketika akan diamankan di sebuah warung milik warga di Desa Sigaragara. Informasi di peroleh di Polsek Patumbak Sabtu (5/5/2018) sore jam 18.35 Wib, Anton sebelumnya sudah 4 kali melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Patumbak, terbilang sangat licin dan beberapa kali lolos dari sergapan polisi. Penangkapan terakhir berdasarkan laporan Didi Prayogi (47) warga Desa Sigaragara, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam, BK 4583 ADS dan laporan Lia (30), terkait kehilangan laptop warna hitam merek Acer serta HP Samsung. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan petugas, laporan kedua korban akhirnya mengarah kepada Anton. Polisi pun langsung menyebar anggota untuk mencari keberadaannya. Satu kali, petugas berhasil mengetahui keberadaannya, namun akhirnya kehilangan jejak, karena Anton yang cukup lihai berhasil lolos dari sergapan. Beberapa waktu akhirnya dia tidak terlihat. “Menyelidiki laporan kedua korban 3 bulan yang lalu, kita sudah pernah hampir mengamankan pelaku, tetapi keburu lolos,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin. Dan setelah merasa situasi aman, Anton akhirnya pulang ke rumahnya dan kembali melakukan pencurian. Setelah mencuri satu unit kreta Honda tanpa plat di rumah M Keliat (44) di Desa Sigaragara. Keesokan harinya Anton kembali bereaksi mencuri 1 buah laptop warna hitam merek HP dan 1 buah HP merek Samsung di rumah Yuli (30), juga di desa yang sama. Mendapat 4 laporan pengaduan, polisi akhirnya kerja keras mengintai Anto. Begitu mendapat informasi, bahwa pelaku berada di sebuah warung, dengan gerak cepat petugas langsung menuju lokasi. Di sana, petugas akhirnya berhasil mengamankan Anton. Namun, saat akan dibawa ke mobil, Anton coba melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri. Tak mau buruannya lari, petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dengan menembak betis kanannya. “Begitu pelaku lumpuh, kita langsung memboyongnya ke Komando setelah memberi perawatan di rumah sakit,” sebut Iptu Ainul. Sementara Lia salah satu korban mengaku sangat berterima kasih kepada polisi karena sudah mengamankan maling yang meresahkan itu. “Dia itu sering memakai narkoba, maka berani mencuri di daerah kita,” sebut Lia. (ceria)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276