Polsek LubukPakam Berhasil Menangkap Pelaku Kasus Penghipnotis Antar Provinsi di Bandara Kualanamu




Lubuk Pakam, (SHR) Tiga pelaku hipnotis yang selalu beraksi antar provinsi diringkus Unit Reskrim Polsek Lubukpakam, di Bandara Kualanamu sesaat setelah mendarat usai penerbangan dari Batam, Senin (23/4/2018) kemarin. Ketiga tersangka yakni, Siti Fatimah alias Siti (49) dan Yahya Andi alias Yahya (48) keduanya merupakan pasangan suami istri warga Desa Tanjung Sengkuang Kelurahan Batu Ampar Kepulauan Riau, serta Acil Bambang alias Awan Zulkifli (46), warga Desa Kalimbubu Kecamatan Bajo, Sulawesi Selatan. Informasi dihimpun metro24jam, Selasa (24/4/2018) di Mapolsek Lubukpakam menyebutkan, ketiga tersangka telah memperdaya korban Novrida Nainggolan (35), warga Jalan Setia Budi, Kelurahan Lubukpakam Pekan, Lubukpakam, dengan cara hipnotis. Peristiwa itu terjadi di seputaran Plaza Deli Mas, Lubukpakam, Sabtu (3/3/2018) lalu. Akibat kejadian itu Novrida mengalami kerugian berupa uang tunai jutaan rupiah. Ketiga tersangka datang dari Batam ke Sumatera Utara memang berencana mencari mangsa untuk di jadikan korban. Para tersangka saat melakukan aksinya merental sebuah mobil Toyota Avanza, BK 1345 UN, dari daerah Sunggal. “Jadi para tersangka itu setelah merental mobil mencari korban sampai di daerah Simalungun. Namun tidak berhasil dan saat kembali pulang ke Medan para tersangka mencari mangsa di kota Lubukpakam dan berhasil melakukan aksinya,” kata Kapolsek AKP Nasri Ginting, dalam pemaparan di Mapolsek Lubukpakam, Selasa (24/4/2018). Dalam aksinya salah seorang pelaku bernama Acil Bambang, berpura-pura menjadi agen telor asin dan memiliki batu mustika yang sangat berkhasiat bisa membawa berkah. Selanjutnya Acil kemudian menanyakan sesuatu kepada Novrida soal agen telor asin. Saat beraksi itu, Siti berpura-pura tidak kenal dengan Acil dan selalu menuruti permintaan pria itu. “Dan setelah dapat memperdaya korban Novrida, para tersangka selanjutnya membawa korban keliling kota Lubukpakam dan menguras harta benda milik korban, setelah berhasil lantas para tersangka menurunkan korban kembali di kawasan Deli Mas Lubuk Pakam”, sebut Kapolsek. Sadar sudah menjadi korban penipuan, Novrida Nainggolan kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lubukpakam. Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan awal lewat mobil yang dirental para tersangka yang terekam CCTV pertokoan Deli Mas. Hasil penyelidikan, mobil itu ternyata dirental oleh warga Batam. “Setelah berhasil melakukan aksinya para tersangka kabur ke Batam, namun beberapa hari kemudian mereka kembali ke Medan untuk melakukan aksinya, saat turun dari pesawat di terminal kedatangan para tersangka langsung kita ringkus setelah pihak kepolisian sudah melakukan penyelidikan ciri ciri tersangka bekerjasama dengan tim Inafis Polda Sumut,” beber Nasri. Sementara itu, Siti Fatimah mengaku jika mereka terbang dari Batam dengan menumpang pesawat Citilink. “Kami mau jalan-jalan saja sekaligus ke rumah famili. Sesudah lima hari di Lubukpakam, kami beraksi menghipnotis korban. Aku belajar hipnotis dari teman,” sebut wanita beranak lima itu. Dari keterangan para tersangka, mereka juga pernah beraksi di daerah Cikarang dan Karawang. (ceria)



Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276