Pihak Hotel Danau Toba Bungkam Tidak Mau Memberikan keterangan Tewasnya Novalia Dikolam Renang,


Medan, (SHR) Novalia (37) warga Jalan Ismailiyah No 125 sudah merelakan kepergian anaknya Alfaith Atha (5) yang meninggal pasca berenang di kolam renang Hotel Danau Toba Jalan Imam Bonjol, Senin (19/2/2018).Saat disambangi di rumahnya, wanita berkulit putih ini sangat tidak menyangka anak semata wayang hasil pernikahannya dengan Afdal Alif (38) meninggal saat berenang di Hotel Danau Toba.
"Memang dia tidak meninggal di kolam renang, anak saya meninggal di rumah sakit Colombia," kata Nova dengan mata berkaca-kaca.Wanita 37 tahun ini pun menceritakan bahwa dirinya mengajak anaknya berenang ke Hotel Danau Toba untuk mengisi waktu libur."Saat libur Imlek pada Jumat kemarin kawan-kawan saya mengajak berenang ke Hotel Danau Toba. Dan saya pun ikut sekaligus mengajak anak saya agar bisa menghabiskan waktu liburan dengan berenang," ujarnya.

Ia mengaku dirinya ke kolam renang Hotel Danau Toba sekitar pukul 15.00 WIB dan saat itu ia dan anaknya langsung mengganti pakaian untuk berenang.Di situ, kata Nova, anaknya terlihat senang menikmati kolam renang yang merupakan fasilitas dari hotel ini."Sekitar pukul 16.24 WIB saya masih peluk anak saya dan bermain dengan dia di kolam anak-anak yang berukuran bulat itu. Di situ sangat pendek sekali airnya (dangkal) sama anak saya aja, setinggi mata kaki. Dia di situ hanya golek-golek saja di air. Karena saya rasa aman, saya pun berpindah ke tempat duduk kami yang letaknya tak jauh dari kolam renang anak-anak dan menyuruh kakak korban yang namanya Siska untuk melihat adiknya yang sedang berenang," katanya seraya dirinya masuk ke kolam renang untuk anak tanggung.Namun dirinya heran, ketika jarum jam menunjukkan angka 16.29 WIB dirinya melihat ramai sekali orang di kolam renang tempat anaknya berenang. Nova pun menghampiri dan melihat anaknya sudah tidak sadarkan diri."Cuma selang 5 menit, dia sudah tak sadarkan diri dan langsung orang yang ada di sana kebetulan dokter mengangkat kaki anak saya dan menggantungnya agar air yang sudah masuk ke dalam bisa keluar. Setelah itu, sang dokter pun menyuruh untuk cepat ke rumah sakit," kenangnya.Atha pun dibawa ke rumah sakit Colombia dan di sana, pihak dokter sudah melakukan tugas mereka seperti memberikan kejut jantung ke Atha agar jantungnya kembali berdetak.
"Saya sempat melihat denyut jantung anak saya naik turun dari monitor alat dokter di rumah sakit itu. Terus dokter bilang kalau anak saya ini terpeleset dan kena bagian leher sebelah kiri. Anak saya pun menghembuskan nafas terakhir setelah satu jam di rumah sakit," katanya.
Nova mengaku ikhlas atas kepergian anak semata wayangnya.Yang paling diherankan wanita berambut panjang ini, kenapa pihak Hotel Danau Toba tidak ada iktikad baik untuk datang berkunjung ke rumah dan menyatakan rasa belasungkawa."Saya gak ada minta apa-apa ke mereka. Tapi kenapa mereka tidak ada niat baik untuk datang melihat anak saya yang sudah meninggal karena berenang di sana. Paling gak, ucapan belasungkawa dari mereka sajalah," ujarnya.Mengenai berapa biaya yang harus ia keluarkan untuk anaknya saat dilarikan ke rumah sakit Colombia, Nova pun menyatakan pihaknya hanya membayar Rp 3 Juta dari harga yang ditetapkan pihak rumah sakit senilai Rp7Juta. "Kejadian meninggalnya anak saya ini sangat cepat. Sepertinya dia tidak mau kepergiannya diketahui banyak orang," ujarnya.
Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasa Tobing, Saat Dikomfirmasi Dikantornya, Masih Diproses Kasunya, dan Menyarankan Menjumpai Keluarga Korban,dan Meminta Keteranga. 
Sementara Awak Media Mendatangi Hotel Danau Toba, dan Menjumpai Humas Tersebut, Pada Saat Mau Dikomfirmasi Pihak Hotel Danau Toba Tidak Mau Memberikan Keterangan dan Nama  Humas Dikomfirmasi Tidak Mau Disebut Namanya   (ceria)



Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276