H Irfan Hamidi Kecewa Hasil Autopsi Tewasnya Guru Alwasliyah Murni Bunuh Diri

BELAWAN | SHR 
Keputusan Polda Sumut memastikan mayat wanita murni bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan. yang ditemukan tewas penuh luka di sungai kawasan Belawan yang bernama Sri Kartika Devi (40) warga Martubung, beberapa waktu membuat tokoh masyarakat H Irfan hamidi kecewa degan hasil autopsi tersebut. 

Pasalnya Dewan Pembina Perguruan Alwasliyah Belawan H Irfan Hamidi mengatakan bahwa kesimpulan Polda Sumut atas korban tewas disebabkan bunuh diri itu amat tidak benar.

"Menurut penelusuran saya menanyakan kepada guru-guru beserta murid-murid dan pengurus perguruan Alwasliyah Belawan tak mungkin guru tersebut mati dengan cara bunuh diri, jauh dari kemungkinan, jauh sekali, bayangkan saja luka lebar dibelakangnya, tak mungkin luka sembarangan, kita duga luka bacokan, saya sangat menyayangkan sekali hasil autopsi seperti itu, dan saya menganggap bahwa kinerja aparat Kepolisian yang terkait dalam penyelidikan ini tak profesional" tegas H Irfan, Jumat(12/01)

Sebab beberapa waktu lalu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian  menyimpulkan korban tewas disebabkan bunuh diri juga diperkuat hasil autopsi dan keterangan pihak keluarga,

"Ia benar itu sesuai ketrangan saksi-saksi yang melihat dan mendengar dan dituangkan dalam BAP" papar Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi. (Ariel)
Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276