Polda Sumut Ungkap Pelaku Kasus Pembunuhan Taksi Online


Medan, (SHR) - Elida Hanim yang merupakan ibu kandung dari M. Ari, salah seorang pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap sopir taksi online, menangis di pelataran kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Selasa (26/9).Sambil terisak, Elida berulang kali mengatakan bahwa anaknya tidak bersalah."Anak ku itu gak bersalah. Dia nggak mungkin ikut-ikutan membunuh. Anak ku, kasihan kalilah, kau," tangisnya.Elida mengungkapkan, Ari dijemput temannya, Rizki, keluar rumah sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu Warno, ayah Ari, melarangnya keluar rumah lantaran sudah larut malam. Namun Ari mengabaikan peringatan ayahnya itu.Alhasil, aksi tak terduga pun mereka lakukan. Ari dan Rizki diduga terlibat perampokan disertai pembunuhan.Kapolda Sumut, Irjen Pol. Paulus Waterpauw, didampingi Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho, memaparkan pengungkapan kasus perampokan yang menewaskan David Julher Simanjuntak, sopir taksi online yang dibunuh oleh dua orang perampok, Minggu (24/9) kemarin."Anak ibu ini (ibu Ari), bagian dari tersangka lain. Yang bersangkutan memang terlibat dalam aksi (perampokan dan pembunuhan) kemarin. Kami temukan barang bukti kendaraan dan harta benda milik korban serta pisau," tutur Sandi Nugroho.Mendengar penjelasan Kapolrestabes, Elida kemudian melontarkan permintaan agar polisi segera memberikan jasad anaknya untuk segera dimakamkan.
"Saya minta tolong sama bapak. Bantulah kami, Pak. Saya mohon agar jenazah anak saya segera bisa dibawa pulang," pintanya.Permintaan itu ditanggapi positif oleh Kapolrestabes. Sandi berjanji akan segera mengembalikan jasad pelaku kepada keluarganya.(ceria)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276