Tim Saber Pungli Geledah Dinas Kesehatan, Ditemukan Uang Puluhan Juta Dalam Amplop


SIMALUNGUN, (SHR)- Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Simalungun melakukan Operasi Tangkap Tangan penerimaan CPNS di Kantor Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Simalungun.Sejumlah berkas diacak-acak hingga ditemukan uang puluhan juta dan sejumlah amplop berisi puluhan juta.Dijelaskan Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan bahwa dari hasil penggeledahan yang dilaksanakan, Senin (3/4/2017) ditemukan puluhan juta uang dan sejumlah barang bukti dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun."OTT dilakukan atas adanya laporan masyarakat kepada Satgas Saber Pungli Polda tentang adanya pungutan liar senilai Rp10 juta sampai dengan Rp 30 juta yang dilakukan kepada para calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga medis di Pemkab Simalungun yang baru saja dilakukan pengangkatan dari PTT menjadi CPNS," kata Kapolres Simalungun AKBP Liberty Panjaitan, Selasa (4/7/2017)
Atas laporan tersebut, Sekretaris Pokja Intelijen Satgas Saber Pungli yang pimpinan Ipda Joy Sianipar melakukan penyelidikan ke kantor Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun. Setibanya di TKP, Tim Saber Pungli melakukan OTT terhadap seorang wanita bernama Flora Purba (48), Karyawan Koperasi Harapan di Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun."Flora diketahui berstatus bukan PNS diduga sebagai orang yang dipercayakan dan diperintahkan menerima uang pungutan liar dari para calon ASN," kata Kapolres.
Adapun uang yang akan diterima itu antara lain atas nama Nova Melina Hutahaean (31), berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pengangkatan CPNS 2017 Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun, Pretty Malau (33). PTT Pengangkatan CPNS 2017 Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun, Maya Sidauruk (31).PTT Pengangkatan CPNS 2017 Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun, Nora Damanik (34). PTT Pengangkatan CPNS 2017 Puskesmas Panei Tongah Kabupaten Simalungun dan Novelinda Silalahi (23), dan Honorer Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun,"Saat Tim Saber Pungli melakukan pemeriksaan di ruang Koperasi tempat dilakukannya transaksi, Sekretaris Dinas Kesehatan Pemkab Simalungun Lukman Damanik sudah tidak berada di tempatnya dan sesuai keterangan dari Novelinda, salah seorang Pegawai Honorer Dinkes Pemkab Simulungun menjelaskan bahwa Lukman Damanik sedang tidak berada di tempat, namun sedang mengikuti rapat di DPRD Kabupaten Simalungun," beber Kapolres Simalungun.Namun ada kejanggalan informasi soal Lukman yang disebutkan mengikuti rapat. Diketahui bahwa pada saat dilakukan pemeriksaan, pintu ruang kerja Lukman dalam keadaan rusak (diduga di congkel) lalu melarikan diri.Kepala Bagian Humas Polres Simalungun AKP J Sinaga membeberkan, barang bukti diamankan di antaranya puluhan juta dan sejumlah uang turut diamankan dari Flora Purba, yakni sebuah amplop atas nama Juwita Herliayanti Hasibuan yang berisi uang RP 20 Juta.
Sebuah amplop atas nama Ferawati Silalahi yang berisi uang Rp 20 juta, uang Rp10 juta dengan tulisan Nova Melina, satu blok uang sejumlah Rp 10 juta, satu blok uang Rp 10 juta tanpa nama, sebuah amplop putih tanpa nama berisi uang sebanyak Rp 10 juta.Satu unit laptop merk ACER milik Flora Purba beserta tas ransel merk ACER milik Flora Purba, sebuah flasdisk merek Toshiba kpasitas 16 GB, 5 amplop kosong bertuliskan nama calon ASN diduga bekas tempat uang, 1 buah buku tulis bersisi daftar nama setoran dan lima buah handphone."Selanjutnya Flora Purba bersama barang bukti dan para ASN yang diamankan, dibawa ke Mapolres Simalungun untuk menjalani pemeriksaan intensif," pungkas J Sinaga.(SS)

Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276