Lapor Pak Kapolda !!! Singapore Station Jalan H Adam Malik Diduga Jadi Ajang Judi Terselubung

Teks Foto : Mesin Game Ketangkasan Tembak Ikan di Singapore Station
Medan, - SHR Singapore Station (SS) yang berada dilantai dua, Jalan H Adam Malik, Kecamatan Medan Barat diduga jadi ajang judi terselubung. Lokasi yang berada tepat di belakang SPBU ini, menyediakan 11 unit mesin game tembak ikan dan 2 unit mesin goyang bola.

Informasi yang dihimpun, adapun modus yang digunakan pengusaha dalam dugaan game Judi ini ialah, para pemain mengisi peluru didalam mesin game tembak ikan ini. Para pemain diperbolehkan mengisi dengan uang yang bervariasi, bisa Rp 20 ribu dan kelipatannya.

Nantinya para pemain bisa menembak ikan itu dengan peluru yang dimiliki sesuai dengan permintaannya. Jika para pemain bisa menembak sejumlah ikan sampai meledak, maka para pemain bisa disebut pemenangnya dan akan bertambah peluruhnya.

Setelah peluru pemain sudah sampai ratusan ribu, maka tinggal tergantung para pemain. Mau dikunci dan dikeluarkan atau dipertahankan, jika mau dikunci dan dikeluarkan. Maka akan keluar karcis dengan sejumlah peluru yang ada. Karcis-karcis itu bisa ditukar dengan benda-benda aseciores yang telah disediakan atau ditukar dengan sejumlah uang.

Salah satu masyarakat sekitaran lokasi ketika dikonfirmasi wartawan mengaku salut melihat adanya permainan tembak ikan di Singapore Station itu. Pasalnya, lokasi yang diduga dijadikan ajang judi terselubung ini tidak terlihat dari luar.
"Lokasi ini selalu tertutup, bahkan dipintu kaca dan dinding lantai II tempat mesin game tembak ikan itu ditutupi oleh stiker promo perumahan. Kalau tidak yang berlangganan (pemain) pasti tidak mengetahui adanya lokasi ini. Bukan itu saja, lokasi ini kerap banyak pemainnya," ujar sumber yang enggan menyebutkan namanya ini.

Bukan itu saja, para pemain dari berbagai kalangan dan pastinya dengan memiliki modal yang besar.

"Umumnya etnis tionghoa yang bermain disini, terkadang mereka (pemain) itu paling kecil sekali bermain sampai Rp 50 ribu sambil mengharapkan agar menang. Kalau menangnya cuma dapat asseciores, untuk apa para pemain itu sampai mau menghabiskan uangnya?," ungkap sumber.

Bahkan sumber juga menerangkan bahwa lokasi ini tidak pernah digerebek oleh pihak kepolisian.

"Kalau seandanya pernah digerebek, lalu kenapa masih buka?," ujar sumber menjelaskan.

Pantauan wartawan dilokasi pada Minggu (16/7/2017) malam terlihat lokasi ini ramai dikunjungi para pemain. Dua orang wanita, satu berambut pendek dan hitam dan satu lagi berambut pirang (kuning) tampak sibuk melayani para pemain yang ingin menambah. Terlihat juga satu wanita berambut panjang memakai baju merah menunggu dimeja kasir sambil menghitung jumlah karcis milik para pemain dengan menggunakan mesin penghitung. (Ariel/M-6)




Share on Google Plus

About Swara Hati Rakyat

Media Online
www.SwaraHatiRakyat.Com
"Menyuarakan Hati untuk Kebenaran"
Telp.Redaksi : 0813-9764-0276